Presiden Joko Widodo Dukung 2 Proyek Migas di Papua dan Kalimantan

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, minyak dan gas bumi (Migas) merupakan sumber daya alam berbentuk cair padat yang terletak di dalam pori-pori batuan pada suatu kolam di perut bumi.

Sebagai informasi bahwa migas juga merupakan komoditas utama dan sangat dibutuhkan bagi kehidupan, karena migas dapat diolah dan digunakan untuk berbagai hal, mulai dari bahan bakar transportasi, bahan baku dan bakar industri, dan bahan bakar rumah tangga.

Diketahui, negara Indonesia memanfaatkan kekayaan alam minyak dan gas bumi sebagai salah satu sumber pendapatan utama.

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung proyek pembangunan minyak dan gas bumi di Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, saat ini sudah ada 2 proyek minyak dan gas bumi yang besar, dan 2 proyek tersebut akan dijadikan sebagai proyek strategis nasional (PSN).

Arifin Tasrif menjelaskan bahwa kedua proyek minyak dan gas bumi yang besar tersebut terletak di Asap Kido Merah Papua dan Geng North Kalimantan.

Arifin Tasrif mengaku bahwa nantinya kedua proyek migas yang besar tersebut akan menjadi supplier penting produk gas alam cair untuk sektor industri dalam negeri, dan saat ini total sudah ada 5 kilang gas yang sudah menjadi peranan penting.

Pada beberapa pekan yang lalu, Presiden Joko Widodo juga telah meresmikan kilang gas Tangguh Train 3 senilai Rp 72,45 triliun di Teluk Bintuni, Papua Barat.

Arifin Tasrif menjelaskan bahwa Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah mengusulkan Asap Kido Merah dan Geng North jadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, proyek minyak dan gas bumi di Asap Kido Merah Papua merupakan proyek besar yang strategis dalam sektor hulu migas.

Dwi Soetjipto juga menjelaskan bahwa proyek minyak dan gas bumi di Asap Kido Merah Papua tersebut akan di operatori oleh Gentinf Oil Kasuri Pte Ltd ini dibidik onstream pada kuartal IV-2025 mendatang.

 

Proyek Migas di Geng North

Pasokan Aman, SKK Migas Pastikan Harga Gas di Hulu Tak Naik

Sebagai informasi bahwa proyek pembangunan minyak dan gas bumi di Geng North Kalimantan telah dimulai sejak 14 November 2023 lalu.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, proyek pembangunan minyak dan gas bumi di Asap Kido Merah Papua dan di Geng North Kalimantan harus masuk PSN (proyek strategis nasional) karena kedua proyek tersebut merupakan proyek besar yang mempunyai nilai investasi menjajikan.

 

Kapasitas Produksi

SKK Migas Targetkan Investasi Eksplorasi Hingga Rp 45 Triliun

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan proyek pembangunan minyak dan gas bumi di Asap Kido Merah Papua dan di Geng North Kalimantan layak menjadi (PSN) proyek strategis nasional, karena kedua proyek tersebut mempunyai kapasitas produksi yang sangat besar.

Dwi Soetjipto menjelaskan, proyek minyak dan gas bumi di Asap Kido Merah Papua mempunyai kapasitas produksi hingga 360 MMSCFD.

Sedangkan, proyek minyak dan gas bumi di Geng North Kalimantan mempunyai kapasitas produksi hingga 1.000 MMSCFD.

Dwi Soetjipto juga menjelaskan bahwa proyek minyak dan gas bumi di Asap Kido Merah Papua mempunyai nilai investasi hingga USD 3,3 miliar.

Sedangkan, proyek minyak dan gas bumi di Geng North Kalimantan mempunyai nilai investasi hingga USD 9,3 miliar.

Related posts