Gojek Gelar Cek Kesehatan Gratis Bagi Mitra Driver di 17 Kota, Berikut Penjelasannya

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, saat ini telah terdapat beberapa aplikasi ojek online yang beredar di negara Indonesia.

Sebagai informasi bahwa aplikasi ojek online merupakan suatu platform berbasis teknologi yang menjadi perantara atau penghubung dua belah pihak yakni sopir ojek (driver) dengan penumpang (customer).

Diketahui, sejak beberapa tahun yang lalu, telah terdapat sejumlah aplikasi ojek online yang resmi terdaftar di Indonesia, aplikasi tersebut meliputi Gojek, Grab, Maxim, In Driver, dan Nujek.

Adanya aplikasi ojek online menjadi butki nyata bahwa perkembangan teknologi memang semakin canggih dari masa ke masa, serta berdampak positif bagi kehidupan masyarakat.

Banyak masyarakat yang mengaku bahwa aplikasi ojek online sangat berdampak positif bagi kehidupan, karena sangat memudahkan kita yang ingin melakukan perjalanan atau berpergian kapanpun dan dimanapun. Hanya bermodalkan hp dan internet saja, maka kita sudah bisa memanggil ojek tanpa ribet harus ke pangkalan terlebih dahulu.

Karena permintaan semakin tinggi dan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat, akhirnya aplikasi ojek online mulai merambah dan melakukan pengembangan dalam bidang lainnya, yakni seperti antar jemput makanan, mengantar dan mengirim paket, belanja kebutuhan sehari-hari, dan pembayaran digital.

Karena tingginya permintaan tersebut, akhirnya pihak aplikasi ojek online juga membuka lowongan pekerjaan yang tinggi untuk para customer service dan driver ojek.

Berdasarkan data yang ada, maka dijelaskan bahwa saat ini telah terdapat kurang lebih 2 hingga 3 juta driver ojek yang telah beroperasi di seluruh wilayah Indonesia.

Bahkan, seiring berjalannya waktu, angka tersebut terus mengalami peningkatan karena banyak para pekerja (karyawan) maupun pelajar hingga mahasiswa yang bekerja paruh waktu sebagai driver ojek online.

Meskipun lapangan pekerjaan sebagai driver ojak online terus mengalami peningkatan, namun nahas, hasil yang didapatkan mereka ternyata masih dipotong untuk pajak dan admin yang tinggi oleh pihak platform.

Beberapa komunitas gojek juga sempat melakukan demo dan meminta bantuan kepada pihak pemerintah untuk menanggapi hal tersebut.

Karena tingginya demo dan isu yang beredar, akhirnya pihak plaftorm aplikasi ojek online mulai memperhatikan driver nya dengan cara memberikan jaminan serta kesejahteraan bagi para driver.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi para driver Gojek yang ada di 17 kota.

Dalam pelaksanannya, program CKG akan digelar secara bertahap di 17 kota selama beberapa bulan, dan pihaknya juga akan menggandeng pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) guna menjamin seluruh alat yang digunakan steril, resmi, dan terpercaya.

Wakil Menteri Kesehatan (Wemenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan, pihak pemerintah sangat mengapresiasi pihak Gojek yang telah menggelar program CKG demi kesehatan para driver-nya, dan pihak pemerintah juga menghimbau serta mendukung kepada seluruh pihak platform atau entitas lain untuk turut menggelar program layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Menurut Dante Saksono Harbuwono, program kesehatan adalah program yang sangat penting dan program yang sangat mulia, karena pada dasarnya investasi terbaik adalah investasi kesehatan.

Dante Saksono Harbuwono menjelaskan, pada pelaksanaannya, pihak Kemenkes akan mendatangkan sejumlah tenaga medis dari Puskesmas untuk melakukan CKG kepada para diver Gojek.

Pemeriksaan yang digelar tersebut juga beragam, yakni seperti pengecekan gula dalam darah, kolestrol, tensi, konsultasi kepada dokter tentang keluhan kesehatan, dan pemeriksaan mata hingga katarak.

Wakil Direktur Utama GoTo, Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan, banyak driver yang sangat antusias untuk mengikuti CKG yang digelar oleh Gojek di 17 kota, dan berdasarkan data di lapangan, maka dijelaskan bahwa dalam beberapa hari saja telah terdapat kurang lebih 1.000 mitra driver yang datang ke pos CKG.

Catherine Hindra Sutjahyo menjelaskan, 17 kota yang digelar CKG secara bertahap tersebut meliputi Jabodetabek, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Medan, Lampung, Makassar, Balikpapan, Bali, Palembang, dan Bandung.

Catherine Hindra Sutjahyo berharap bahwa semoga CKG ini memang benar-benar dapat bermanfaat bagi para mitra driver Gojek, dan semoga program CKG juga dapat dikembangkan serta diperluas lebih lagi bahkan hingga seluruh Kota dan Kabupaten di Indonesia.

Berikut dokumentasi CKG yang digelar oleh GOTO GOJEK:

CKG, Cara Pemerintah Menjemput Kesehatan Masyarakat - Madiun Tourism

Kolaborasi Gojek dan Kemenkes Fasilitasi Cek Kesehatan Gratis untuk Mitra Driver di 17 Kota - Tribunjatim.com

Wamenkes: Program CKG Bantu Driver Gojek Deteksi Penyakit Sejak Dini - Sonora.id

Related posts