Heboh Gibran Rakabuming Raka Diduga Melanggar Aturan Kampanye

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, sebentar lagi kita akan merayakan pesta rakyat dan pesta politik, pesta yang dimaksud ialah Pemilihan Umum 2024.

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) telah resmi mengumumkan bahwa Pemilu akan diselenggarakan pada Rabu, 14 Februari 2024.

Saat ini sudah banyak Partai yang memperkenalkan calonnya kepada masyarakat.

Sebagai informasi bahwa saat ini juga sudah ada beberapa partai yang melakukan kegiatan untuk mendapatkan suara rakyat.

Diketahui, terdapat berbagai upaya untuk mendapatkan suara rakyat atau dukungan dari masyarakat, salah satu upaya tersebut ialah dengan melakukan Kampanye.

Kampanye merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan oleh peserta pemilu atau pihak lain yang bertujuan untuk memperkenalkan program dan visi-misi peserta pemilu kepada masyarakat.

Menjelang masa-masa Pemilu 2024, banyak isu atau berita panas yang beredar di masyarakat, salah satu contohnya yakni baru-baru ini cawapres Gibran Rakabuming Raka diduga telah dua kali melanggar aturan kampanye.

Pelanggaran pertama yaitu, Cawapres Gibran Rakabuming Raka diduga melakukan kampanye di Jakarta dengan waktu yang tidak tepat yakni pada 1 Desember 2023, padahal, kampanye harus dilakukan setelah berjalan satu minggu sejak diberlakukannya KPU pada 28 November 2023.

Pelanggaran pertama tersebut Cawapres Gibran Rakabuming Raka menggelar suatu kegiatan di Penjaringan, Jakarta Utara, pada 1 Desember 2023, dan pada acara tersebut Gibran juga melibatkan anak-anak serta membagikan susu dan buku.

Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Benny Sabdo.

Benny Sabdo mengatakan, saat ini pihak Bawaslu Jakarta Utara telah melakukan beberapa kajian atau penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran aturan kampanye yang dilakukan oleh Gibran Rakabuming Raka.

Benny Sabdo menjelaskan bahwa berdasarkan pelanggaran tersebut maka Gibran Rakabuming Raka diduga telah melanggar Pasal 15 huruf a UU 23/2002 Tentang Perlindungan Anak yang mengatur tidak boleh ada penyalahgunaan anak-anak untuk kegiatan politik.

Disisi lain, Benny Sabdo juga menegaskan bahwa jika memang benar Gibran Rakabuming Raka memanfaatkan anak-anak untuk kegiatan politik, maka pihak Bawaslu akan memberikan sanksi tegas kepada Gibran Rakabuming Raka.

 

Dugaan Pelanggaran Kedua

Di Tim Ganjar-Mahfud, Gibran dan Bobby Nasution Diplot Jadi Juru Kampanye - Jawa Pos

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Benny Sabdo mengatakan, dugaan pelanggaran kedua yang dilakukan oleh Cawapres Gibran Rakabuming Raka adalah Gibran kembali membagikan susu di acara Car Free Day (CFD) di kawasan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu, 3 Desember 2023.

Benny Sabdo mengatakan, cawapres Gibran Rakabuming Raka tidak memberitahu pihak Bawaslu bahwa dalam acara CFD dirinya akan membagikan sebuah susu.

Benny Sabdo menegaskan bahwa saat ini dirinya sudah berkoordinasi dengan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bahwa dalam acara CFD tidak diperbolehkan menggelar aktivitas kampanye, dan aturan atau larangan tersebut telah resmi tercantum kedalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor.

 

Penjelasan Gibran Rakabuming Raka

Gibran bin Jokowi Sudah Terbang ke Jakarta, Ini Kata Alam

Cawapres Gibran Rakabuming Raka turut memberikan tanggapan mengenai dugaan bahwa dirinya telah melanggar aturan kampanye.

Gibran Rakabuming Raka mengatakan, kegiatan membagikan susu di acara Car Free Day (CFD) tidak melanggar aturan, pasalnya, saat membagikan susu dirinya tidak membawa atau memasang Alat Peraga Kampanye (APK).

Gibran Rakabuming Raka juga menjelaskan bahwa tanpa APK dirinya tidak bisa mengajak orang untuk mendukung atau mencoblos dirinya di Pemilu 2024 mendatang.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Erwin Aksa mengatakan, pihaknya tidak bermain curang dalam melakukan kampanye.

Erwin Aksa mengaku bahwa selama ini pihaknya selalu taat aturan dan menghargai aturan hukum yang ada.

Erwin Aksa menjelaskan bahwa dirinya siap hadir dalam pemanggilan oleh Bawaslu terkait dugaan pelanggaran aturan kampanye yang dilakukan oleh cawapres Gibran Rakabuming Raka.

Related posts