Menteri Maman Sebut UKM Perlu Ikatan Bisnis

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, saat ini pemerintah terus berupaya untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menangah (UMKM).

Sebagai informasi bahwa UMKM sangat berpengaruh positif dan bermanfaat bagi perekonomian nasional atau perekonomian Indonesia, pasalnya dengan adanya UMKM maka produk domestik bruto akan meningkat dan penyerapan tenaga kerja juga semakin luas.

Pemerintah mengklaim bahwa UMKM merupakan bagian dari perekonomian Indonesia yang mandiri dan berpengaruh positif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan data dari beberapa lembaga survei maka dijelaskan bahwa UMKM sangat membantu program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

Baru-baru ini, Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan bahwa UMKM adalah pilar yang sangat sakral dalam roda perekonomian di Indonesia.

Maman Abdurrahman mengaku bahwa saat ini pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para pelaku UMKM.

Maman Abdurrahman menjelaskan, UMKM sangat membutuhkan ikatan bisnis atau kontrak yang resmi dan pasti dengan beberapa pengusaha besar.

Menurut Maman Abdurrahman, perusahaan besar mempunyai tugas dan tanggung jawab sosial untuk menggandeng para UMKM agar terlibat dalam lini bisnisnya.

Berdasarkan data yang ada, maka dijelaskan bahwa UMKM adalah salah satu lini bisnis terkuat yang pernah ada, hal tersebut dibuktikan dengan adanya ketahanan UMKM di masa pandemi Covid-19.

Pemerintah menilai bahwa UMKM adalah salah satu tulang punggung ekonomi Indonesia pada saat pandemi Covid-19.

Sebagian besar UMKM di Indonesia berharap agar mereka dapat bergabung di lini bisnis yang resmi dan meyakinkan, contohnya adalah seperti bekerja sama dengan para pengusaha besar atau perusahaan swasta maupun negeri.

Kerja sama tersebut nantinya akan membuahkan hasil yang positif dan keduabelah pihak akan sama-sama diuntungkan, atau istilahnya adalah B2B.

Bahkan, saat ini terdapat beberapa produk UMKM yang mempunyai kualitas unggul dan tidak kalah saing dengan berbagai produk luar.

Kelemahan dari UMKM sendiri adalah mereka tidak mempunyai cukup modal untuk mengepakan sayapnya lebih tinggi lagi.

Jika para pengusaha besar dapat menggandeng UMKM, maka UMKM akan memperlihatkan kegagahannya dan mereka akan tumbuh bersama dan menjadi penguasa ASIA.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman di acara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Jakarta, pada Jumat, 31 Januari 2025.

 

Perluasan Pasar

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia, Shinta Widjaja mengatakan, UMKM bukan hanya berkendala soal modal saja, melainkan mereka juga berkendala terkait perluasan pasar.

Shinta Widjaja menjelaskan, sebagian UMKM tidak memahami tentang kondisi pasar atau pangsa pasar, dan mereka belum mempunyai pengalaman tentang dunia marketing ataupun pengelolaan keuangan.

Oleh karena itu, dengan adanya kerja sama antara UMKM dan pengusaha besar, maka UMKM akan mendapatkan pelatihan dan konsumennya akan semakin luas.

Menurut Shinta Widjaja, UMKM yang hebat adalah mereka yang mampu bertahan dan bersaing dengan para pelaku usaha lainnya.

Shinta Widjaja mengaku bahwa UMKM mempunyai potensi dan peluang yang besar untuk menjadi penguasa pasar, dan untuk meraih hal tersebut mereka membutuhkan pelatihan dari para pengusaha besar.

Shinta Widjaja percaya bahwa Menteri UMKM dapat membuat gebrakan-gebrakan untuk meningkatkan kualitas UMKM di Indonesia.

Related posts