Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, sebentar lagi kita akan merayakan hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah atau Lebaran 2024.
Sebagai informasi bahwa hari raya Idul Fitri atau Lebaran merupakan hari yang dinanti-nantikan oleh setiap orang di Indonesia, khususnya bagi yang beragama muslim.
Pasalnya, pada hari raya Idul Fitri atau Lebaran tersebut pasti banyak umat muslim yang diliburkan oleh perusahaan atau tempat kerjanya.
Hari libur yang diberikan oleh perusahaan, biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melakukan mudik atau pulang ke kampung halamannya.
Diketahui, sepekan menjelang lebaran pasti banyak daerah atau jalan yang mengalami kepadatan atau kemacetan, karena banyaknya orang yang melakukan mudik.
Mudik dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu dengan menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan kendaraan umum yang telah disediakan pemerintah maupun swasta.
Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mengumumkan bahwa penumpang pesawat menjelang lebaran 2024 diprediksi melonjak hingga 7,9 juta penumpang.
Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono mengatakan, 7,9 juta penumpang tersebut diperkirakan akan berangkat melalui 58 ribu penerbangan di 35 bandara InJourney Airports.
Maya Watono menjelaskan, puncak lonjakan penumpang pesawat mudik lebaran akan dimulai dari 5 April 2024, dan arus balik akan terjadi pada 14 April 2024.
Maya Watono juga menjelaskan bahwa seluruh bandara di Indonesia yang bernaung di bawa InJourney Airport akan beroperasi 24 jam layaknya bandara internasional, yakni seperti Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Ujung Pandang. Kemudian, Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta Cengkareng, Bandar Udara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandar Udara Sam Ratulangi Manado.
Disisi lain, Maya Watono juga menjelaskan bahwa selain mengalami lonjakan penumpang pesawat, pihak InJourney juga memprediksi bahwa nantinya akan ada lonjakan sektor penginapan yakni hotel dalam naungan InJourney Hospitality atau PT Hotel Indonesia Natour (HIN).
Lonjakan sektor penginapan tersebut akan terjadi pada 10-11 April 2024, dan tingkat lonjakannya mencapai 61,2 persen.
Presiden Joko Widodo Himbau Masyarakat Mudik Lebih Awal

Presiden Joko Widodo menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat melakukan mudik lebih awal atau jauh-jauh hari sebelum hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa mudik lebih awal harus dilakukan agar menghindari kemacetan atau kepadatan jalan yang serius, pasalnya lebaran tahun 2024 ini diprediksi akan ada lebih dari 190 juta masyarakat yang melakukan mudik.
Jumlah pemudik tahun 2024 ini diperkirakan akan mengalami lonjakan hingga mencapai 56 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT) mengumumkan bahwa lonjakan pemudik daerah asal paling besar akan terjadi di Provinsi Jawa Timur yakni diperkirakan akan ada 31,3 juta orang yang melakukan mudik.
Selanjutnya, ada daerah Jabodetabek yang diperkirakan akan ada 28,43 juta orang yang melakukan mudik.
Sementara untuk daerah terbanyak tujuan pemudik berada di Provinsi Jawa Tengah yakni mencapai 61,6 juta orang.
Kemenhub Kerjasama Dengan Operator Transportasi

Kementerian Perhubungan mengumumkan bahwa pihaknya telah melakukan kerja sama dengan beberapa operator transportasi untuk menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana transportasi dalam menghadapi mudik Lebaran 2024.
Terdapat beberapa sarana dan pra sarana yang telah disiapkan oleh Kemenhub, sarana dan pra sarana tersebut terdiri dari 30.780 unit bus dan 113 terminal, 213 unit kapal, 8 lintas, 16 pelabuhan dan 50 dermaga, 420 unit pesawat, 51 bandar udara domestik dan 16 bandar udara internasional, 26 kapal penumpang, 107 kapal perintis, 1.208 kapal swasta dan 264 pelabuhan, serta 615 KA antarkota per hari dan 192 stasiun.
Dirjen Perhubungan Laut Antoni Arif Priadi mengatakan, pihaknya akan terus melakukan kerja sama yang baik dengan pihak swasta untuk menyiapkan transportasi umum yang nyaman, modern, dan ramah lingkungan.
Antoni Arif Priadi juga menjelaskan bahwa mudik lebaran tahun 2024 ini pemerintah mempunyai tema yang berjudul “Mudik Ceria Penuh Makna”.
Antoni Arif Priadi mengaku bahwa tema tersebut dibuat agar memotivasi kita semua untuk melakukan mudik dengan ceria, aman, nyaman, lancar, dan memberi makna dalam seluruh kehidupan masyarakat.
