Vaksinolog Sebut 6 Bulan Usai Vaksin Antibodi Menurun

Berita Trend Indonesia – Vaksinolog sekaligus dokter spesialis penyakit dalam yaitu dr.Dirga Sakti Rambe menyampaikan, antibodi yang ada didalam tubuh manusia bisa menurun setelah 6 bulan menerima vaksin Covid-19 dosis kedua.

Meskipun antibodi menurun, tetapi ada antibodi yang masih mampu memberi proteksi untuk melindungi diri dari virus Covid-19.

“Setelah 6 bulan antibodinya menurun itu terjadi alamiah namanya dan orang divaksinasi itu antibodi akan turun, tapi proteksi masih ada,” ujar Dirga dalam diskusi secara virtual, Kamis (5/8/2021).

Dirga menyampaikan bahwa, usai 6 bulan divaksin maka tubuh akan memiliki sel memori baru yang akan direspon cepat oleh tubuh bila terpapar virus Covid-19.

“Sel memori akan aktif kemudian tubuh akan merespons dengan membuat lonjakan antibodi sehingga orang tetap terproteksi,” ujar Dirga.

Dirga menyampaikan bahwa, dosis tambahan yang diberikan hanya diperuntukan tenaga medis. Karena, tenaga medis merupakan garda terdepan jadi mereka mempunyai resiko tinggi untuk terpapar virus Covid-19.

“Sementara untuk masyarakat yang bukan nakes belum membutuhkan vaksinasi tambahan, kenapa? Karena kita fokus pada memperluas cakupan vaksinasi,” ujar Dirga.

dr.Dirga Sakti Rambe Mengenalkan Pembentukan Imun Setelah di Vaksin

Penjelasan Dokter Dirga Tentang Virus Corona yang Masyarakat Perlu Ketahui  - Tribunnews.com Mobile

Baru-baru ini banyak masyarakat yang dibuat khawatir pasalnya banyak yang mengatakan bahwa antibodi vaksin terutama Sinovac akan menurun setelah 6 bulan mendapatkan dosis kedua vaksin.

“Setelah diberikan vaksin, tubuh akan mengenali,oh ini ada komponen dari virus Covid-19 yang sudah dimatikan. Kemudian, tubuh akan melawan dimana sel-sel radang akan aktif untuk kemudian akan timbul antibodi atau kekebalan,” ujar Dirga pada Dialog KPC-PEN, Kamis (5/8/2021).

Dirga menyampaikan bahwa, masyarakat umum yang bukan bagian dari nakes belum perlu mendapatkan vaksinasi tambahan yaitu vaksinasi dosis ketiga. Karena, pemerintah fokus untuk memperluas cakupan vaksinasi terlebih dahulu.

“Tidak akan bermanfaat kalau ada orang disuntik tiga kali, empat kali, lima kali, berapa kali pun disuntik, tapi di sekelilingnya belum divaksin Covid-19. Karena yang akan mengendalikan pandemi ini bukanlah kekebalan pribadi, bukan individu, tapi kekebalan komunitas. Makanya pemerintah, Presiden, ngebut agar bisa vaksinasi sehari sejuta, dua juta, ini ketimbang kita menghentikan orang berulang-ulang di orang yang sama. Lebih baik kita fokus memperluas cakupan,” ujar Dirga.

Related posts