Huawei, Oppo, dan Xiaomi Berupaya Untuk Mengejar Ketinggalan

Huawei, Oppo, dan Xiaomi Berupaya Untuk Mengejar Ketinggalan

Beritatrendindonesia.com – Teknologi, Sepanjang kuartal kedua 2017, Samsung masih menjadi yang paling atas di industri smartphone global. Pabrikan Korea Selatan tersebut mengapalkan 79 juta unit smartphone Galaxy dalam periode tiga bulan, yaitu dari bulan April sampai dengan Juli 2017.

Meskipun demikian, pertumbuhannya terbilang flat apabila dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu. Kondisi yang sama juga terlihat pada Apple yang menduduki posisi kedua.

Apple menjual hingga 41 juta iPhone sepanjang kuartal kedua 2017. Angka tersebut cuma tumbuh 2 persen dari tahun ke tahun, sebagaimana yang telah dihimpun BeritaTrendIndonesia, Kamis (3/8/2017), dari laporan firma penelitian Canalys.

Sementara daripada itu, tiga pabrikan China terus berupaya untuk mengejar ketinggalan. Huawei, Oppo, dan Xiaomi, yang masing-masing berada pada posisi ketiga, keempat dan kelima.

Meskipun angka pengapalan smartphone ketiga vendor masih dapat terbilang cukup kecil apabila dibandingkan dengan Samsung, akan tetapi pertumbuhannya tidak dapat disepelekan karena sudah jauh menyalip Samsung dab Apple.

Huawei menjual sebanyak 38 juta unit smartphone secara global sepanjang pada kuartal kedua 2017. Angka tersebut meningkat 20 persen dari periode yang sama pada tahun lalu. Selisih 3 juta unit smartphone, Huawei sudah dapat menyamai posisi dengan Apple.

Di bawah Huawei ada Oppo pada posisi yang keempat serta berhasil menjual sebanyak 28 juta unit smartphone di seluruh dunia. Angka tersebut tumbuh 44 persen dari tahun ke tahun.

Xiaomi yang sempat mengalami keterpurukan kembali bangkit pada tahun ini. Pada kuartal kedua 2017, Xiaomi mengapalkan sekitar 23 juta unit smartphone secara global atau meningkat sebesar 55 persen dari tahun sebelumnya.

Apabila dilihat dari keseluruhan, penjualan smartphone global pada kuartal kedua ini mencapai hingga 340 juta unit atau naik 4 persen dari tahun sebelumnya. Menurut analis dari Canalys, Vincent Thielke, industri smartphone tengah subur di mayoritas negara-negara dunia.

“Hanya India dan China yang memperlihatkan penurunan,” ucapnya.

Related posts