Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, saat ini masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah genap berusia satu tahun sejak pelantikan pada 20 Oktober 2024.
Sebagai informasi bahwa biasanya kinerja suatu pemerintahan memang dinilai dalam masa 1 tahun jabatan, dan saat ini banyak masyarakat yang bertanya-tanya tentang apa saja capaian kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam 1 tahun menjabat.
Diketahui, dalam 1 tahun menjabat, Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah berhasil menggelar program unggulan guna meningkatkan perekonomian dan menyejahterakan seluruh masyarakat Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka juga berkomitmen akan bekerja semaksimal mungkin untuk kesejahteraan rakyat, karena mau setinggi apapun jabatannya, yang menjadi raja tetaplah rakyat, dipilih oleh rakyat untuk rakyat.
Berdasarkan data yang ada, maka dijelaskan bahwa saat ini program unggulan yang diselenggarakan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah berjalan dengan lancar, dan banyak masyarakat yang telah merasakan dampak positifnya.
Program unggulan yang telah berhasil berjalan dan berdampak positif terhadap masyarakat tersebut yakni meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), program tiga juta rumah melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan, koperasi desa merah putih, sekolah rakyat, sekolah unggul Garuda, rehabilitasi sekolah, cek kesehatan gratis, penuntasan TBC, pembangunan rumah sakit berkualitas serta berstandart internasional, dan pembangunan bendungan serta irigasi.
Sejumlah masyarakat mengaku bahwa program unggulan sangat membantu taraf kehidupan masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu, salah satu program yang sangat berdampak ialah makan bergizi gratis, dengan adanya program ini banyak anak yang terpenuhi kebutuhan gizinya, dan ini sangat meringankan beban orang tua dalam memberikan gizi terhadap anaknya.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh NEXT Indonesia Center, maka dijelaskan bahwa perekonomian negara Indonesia berkembang dengan sangat pesat dalam satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
NEXT Indonesia Center mengklaim bahwa negara Indonesia menduduki peringkat teratas di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) dalam kapitalisasi pasar modal, dan negara Indonesia mampu mencatat surplus neraca perdagangan dalam tiga tahun terakhirnya.
NEXT Indonesia Center melaporkan bahwa nilai kapitalisasi pasar modal Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengalami peningkatan dengan sangat drastis dan menunjukan trend pergerakan yang positif untuk pertama kalinya yakni mampu melampaui Rp 15.000 triliun pada Maret 2025.
Hal ini menjadi bukti bahwa pasar modal di Indonesia memang tidak main-main, bahkan telah melampaui dari pasar modal Singapore Exchange (SGX).
Menurut NEXT Indonesia Center, lonjakan kapitalisasi pasar modal di Indonesia dapat menjadi bukti bahwa saat ini para investor dunia telah menaruh kepercayaan besar terhadap negara Indonesia, dan banyak investor yang mengakui bahwa negara Indonesia adalah negara yang kuat dan mempunyai kekayaan alam yang melimpah, sehingga Indonesia dapat dipandang sebagai pusat investasi dunia.
Bahkan, angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia juga menyentuh angka yang sangat membanggakan dan membuat heboh seluruh para pemangku kepentingan di pasar modal, yakni IHSG sempat melampaui level 8.000, dan tertinggi pernah berada di posisi 8.124 pada Oktober 2025.
Peningkatan Neraca Perdagangan Ekspor Impor

NEXT Indonesia Center mengumumkan bahwa peningkatan perekonomian Indonesia bukan hanya bertumbuh dalam sektor investasi pasar modal saja, melainkan juga bertumbuh dalam sektor perdagangan ekspor impor.
Pada 1 tahun terakhir, kinerja ekspor impor Indonesia mencatat sinyal yang positif, yakni Indonesia mampu meraih surplus neraca perdagangan hingga mencapai US$5,49 miliar, hal ini juga mencatat rekok tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
NEXT Indonesia Center angka positif neraca perdagangan ekspor impor Indonesia dapat membuktikan bahwa saat ini produk lokal mempunyai daya saing yang kuat di pangsa pasar internasional, bahkan sejumlah produk lokal dari negara Indonesia mampu menjadi raja di sejumlah negara di dunia.
Dengan adanya pertumbuhan di sektor pasar modal dan sektor perdagangan, maka negara Indonesia dapat menjadi negara yang kuat dan kondusif, bahkan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) mengumumkan bahwa pihaknya akan terus mendorong perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan anak usahanya untuk masuk ke dalam bursa pasar modal Indonesia dalam skema Initial Public Offering (IPO).
Diketahui, IPO merupakan suatu proses dimana perusahaan mulai pertama kali menawarkan sahamnya di bursa perdagangan pasar modal secara resmi, atau dengan kata lain perusahaan sudah mendapatkan predikat sebagai perusahaan terbuka atau Tbk.
Tujuan dari suatu perusahaan menjadi IPO yakni untuk mendapatkan pendanaan dari seluruh investor di bursa perdagangan pasar modal, menjadi perusahaan go publik atau terbuka, dan menambah kredibelitas perusahaan.
Oleh karena itu, saat ini Danantara berupaya semaksimal mungkin untuk mendorong BUMN menjadi perusahaan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI).
