Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Apresiasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kabupaten Kendal

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, saat ini seluruh kepala daerah di Indonesia sedang berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan perekonomian daerah dan menyejahterakan seluruh masyarakatnya.

Diketahui, terdapat sejumlah cara yang dapat dilakukan oleh para kepala daerah untuk meningkatkan ekonomi daerahnya, sejumlah cara tersebut meliputi mengembangkan pembangunan infrastruktur daerah, mendukung para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memanfaatkan pengembangan potensi lokal daerah, meningkatkan kualitas fasilitas umum masyarakat, dan meningkatkan iklim investasi bisnis.

Langkah diatas bukan hanya berdampak positif terhadap tingkat ekonomi daerah saja, melainkan juga dapat berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia.

Hal ini juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh kepala daerah untuk meningkatkan perekonomian daerahnya dan memprioritaskan masyarakatnya.

Presiden Prabowo Subianto mengklaim bahwa pemerintah hanyalah abdi rakyat, maka pemerintah harus membela kepentingan rakyat, pemerintah harus menjaga kepentingan rakyat kita, dan pemerintah harus berjuang untuk perbaikan hidup rakyat.

Presiden Prabowo Subianto juga mengaku bahwa pemerintah memang hadir dalam partai yang berbeda-beda, suku yang berbeda-beda, dan budaya yang berbeda-beda, tetapi saat ini kita semua sudah bersatu menjadi satu tubuh yakni Kabinet Merah Putih Indonesia, dan mempunyai tugas utama untuk menyejahterakan masyarakat Indonesia serta membawa negara Indonesia menjadi lebih baik lagi, dan dapat mewujudkan cita-cita negara Indonesia sebagai negara maju Indonesia Emas 2045.

Arahan dan himbaun Presiden Prabowo Subianto tersebut telah dilakukan oleh sejumlah kepala daerah di Indonesia, dan terbukti bahwa saat ini telah terdapat sejumlah kepala daerah yang berhasil meningkatkan roda perekonomiannya dengan sangat pesat, dan berhasil mengentaskan kemiskinan di daerahnya, bahkan sejumlah daerah juga telah berhasil menjadi pusat investasi dan bisnis.

Salah satu daerah yang telah berhasil tersebut ialah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Meskipun daerah Kabupaten, tetapi Kendal telah berhasil menjadi pusat investasi dan bisnis melalui program Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal merupakan suatu kawasan industri yang berstandar internasional, dan saat ini telah terdapat beberapa brand besar internasional yang melakukan investasi serta membuka kegiatan usahanya di KEK Kendal, brand besar tersebut meliputi Dongjin (manufaktur bahan sepatu untuk merek seperti Nike, Adidas, New Balance), Matahari Tire Indonesia (manufaktur ban), Eclat Textile Indonesia (garmen dan tekstil), serta Trina Mas Agra Indonesia (produsen panel surya terbesar di Indonesia).

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengaku bahwa dirinya sangat mengapresiasi kemajuan Kabupaten Kendal, terlebih lagi dengan adanya KEK Kendal, perekonomian serta infrastruktur berkembang dengan sangat pesat, dan tingkat kemiskinan di Kabupaten Kendal dapat menurun dengan sangat drastis.

Ahmad Luthfi menjelaskan, KEK Kendal dapat dijadikan pilot project dan role model bagi sejumlah daerah lain, khususnya Kota atau Kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah.

Dengan kata lain, Ahmad Luthfi meminta seluruh kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah untuk mulai mencontoh Kabupaten Kendal, karena saat ini Kabupaten Kendal menjadi salah satu pusat investasi dunia.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara KEK Kendal and Central Java Future Forum 2025 di Pandanaran Ballroom Padma Hotel, Kota Semarang.

 

Laporan Pendapatan Kabupaten Kendal

Ekonomi Kendal Tumbuh Pesat, Gubernur Luthfi Dorong Daerah Lain Tiru Model KEK Kendal

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, berdasarkan laporan pendapatan daerah Kabupaten Kendal, maka dijelaskan bahwa pada triwulan II-2025 Kabupaten Kendal dapat meningkatkan pendapatan hingga 7,67 persen, dan menjadi tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.

Realisasi investasi yang didapatkan oleh Kabupaten Kendal juga mencapai angka yang memuaskan, yakni pada tahun 2022–2024 menyentuh nilai hingga Rp14,2 triliun dan triwulan I 2025 mencapai Rp2,93 triliun, dengan pencapaian tersebut maka Kabupaten Kendal dinobatkan sebagai daerah paling kuat dan berhasil dalam realisasi investasi.

Ahmad Luthfi mengaku bahwa yang paling mengagumkan adalah menurunnya tingkat pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Kendal, bahkan tingkat penurunannya terjadi sangat drastis seperti layaknya perosotan yang ada di wahana permainan.

Ahmad Luthfi menjelaskan, tingkat pengangguran di Kabupaten Kendal menurun hingga 0,75 persen, dari awalnya 5,76 persen sekarang turun menjadi 5,01 persen.

Selanjutnya, tingkat kemiskinan di Kabupaten Kendal menurun hingga 0,95 persen, dari awalnya 9,35 persen sekarang turun menjadi 8,40 persen.

Related posts