Presiden Prabowo Subianto Resmikan Institute Neurosains Nasional RS PON Mahar Mardjono

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, saat ini pemerintah Indonesia terus berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan roda perekonomian nasional dan menyejahterakan seluruh masyarakat Indonesia.

Sebagai informasi bahwa saat ini negara Indonesia juga telah mempunyai cita-cita untuk menjadi negara maju Indonesia Emas 2045.

Diketahui, untuk dapat menjadi negara maju, maka terdapat beberapa syarat yang harus dilalui, seperti pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan infrastruktur, peningkatan inovasi dan teknologi, perbaikan tata kelola pemerintahan, dan pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor.

Untuk dapat mencapai syarat-syarat tersebut, maka pemerintah melalui arahan Presiden Prabowo Subianto telah menerapkan sejumlah langkah yang strategi dan menggelar sejumlah program unggulan.

Program unggulan yang telah diterapkan yakni meliputi makan bergizi gratis, program tiga juta rumah, koperasi desa merah putih, sekolah rakyat, sekolah unggul garuda, rehabilitasi sekolah, cek kesehatan gratis, penuntasan tuberkulosis, swasembada oangan, pembangunan bendungan serta irigasi, dan pembangunan rumah sakit berkualitas.

Program unggulan dilakukan bukan semata-mata untuk menjadi negara maju atau meningkatkan perekonomian nasional saja, melainkan juga dapat berdampak positif signifikan terhadap taraf kehidupan seluruh masyarakat Indonesia, dan dapat mencapai kesejahteraan rakyat.

Berdasarkan data yang ada, maka dijelaskan bahwa beberapa program unggulan telah berjalan dengan lancar, dan terbukti bahwa dengan digelarnya program unggulan tersebut, roda perekonomian semakin bertumbuh, dan tingkat kemiskinan atau pengangguran juga berkurang.

Baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto telah berhasil menyelesaikan salah satu program unggulan yang sangat berguna bagi kehidupan masyarakat, program unggulan yang dimaksud ialah membangun rumah sakit yang berkualitas dan unggul.

Tepat pada hari ini, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institute Neurosains Nasional Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Dokter Mahar Mardjono di Cawang, Jakarta Timur (Jaktim).

Menurut Presiden Prabowo Subianto, saat ini banyak sekali masyarakat kita yang melakukan pengobatan di luar negeri dengan alasan rumah sakit di Indonesia masih belum mumpuni, tetapi saat ini alasan tersebut sudah tidak valid, karena sebentar lagi pembangunan rumah sakit berkualitas dan unggul akan segera diluncurkan.

Presiden Prabowo Subianto mengaku, RS PON bukan hanya dapat digunakan untuk tempat layanan kesehatan saja, melainkan dapat digunakan untuk penelitian para dokter spesialis ahli saraf dan otak.

Presiden Prabowo Subianto juga mengucapkan syukur karena atas berkat dan rahmat Tuhan Yang Masa Esa, akhirnya Indonesia dapat mempunyai rumah sakit pusat saraf dan otak yang sangat berkualitas, canggih, terbarukan, dan mempunyai daya saing dengan luar negeri.

Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto juga mengucapkan terima kasih kepada para Menteri Kesehatan dan Jajaran Menteri Kabinet Merah Putih karena atas kerja keras mereka pembangunan RS PON dapat berjalan dengan lancar dan berhasil dengan tepat waktu.

Presiden Prabowo Subianto juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para dokter, spesialis, dan profesor yang selalu setia mengabdi kepada negara Indonesia, meskipun mereka menyadari bahwa gaji bekerja di luar negeri sangat besar dan tidak sebanding dengan kerja di Indonesia.

Tetapi, adanya perbedaan gaji tersebut tidak membuat para tenaga medis goyah, dan mereka tetap memilih setia dan mengabdi kepada Tanah Air Indonesia.

 

Kagum Dengan Sosok Mahar Mardjono

Prabowo Resmikan Gedung Baru RS PON Mahar Mardjono, Fasilitas Kesehatan Berstandar Internasional

Presiden Prabowo Subianto mengaku bahwa dirinya sangat kagum dan terkesan dengan figur Mahar Mardjono, karena beliau adalah tokoh yang sangat profesional dan pernah menjadi dokter pribadi dari Presiden Kedua RI, Soeharto.

Selain berprofesi sebagai dokter, Profesor Mahar Mardjono juga dikenal sebagai tokoh yang intelektual serta pintar dalam mengkritik pemerintahan.

Presiden Prabowo Subianto juga mengaku bahwa Profesor Mahar Mardjono juga merupakan sosok pahlawan dalam kemerdekaan karena beliau turut andil dalam mengangkat senjata untuk melawan para penjajah.

Profesor Mahar Mardjono juga sempat menjadi dosen besar serta rektor di Universitas Indonesia (UI), saat menjadi dosen, beliau juga sangat dikagumi dan dihormati oleh para mahasiswa.

Oleh karena itu, jika ada mahasiswa yang ditangkap atau diamankan oleh para penegak hukum saat melakukan demo, Profesor Mahar Mardjono akan maju di depan untuk membentengi para mahasiswa tersebut.

Bahkan, seluruh tentara atau polisi juga sangat takut dan hormat kepada Profesor Mahar Mardjono.

Atas prestasi dan kegigihannya tersebut, akhirnya Presiden Prabowo Subianto mengabadikan nama Profesor Mahar Mardjono di Institute Neurosains Nasional RS PON.

Related posts