PPKM Jawa-Bali Resmi Diperpanjang Hingga 23 Agustus 2021

Berita Trend Indonesia – Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2-4 di pulau Jawa-Bali pada tanggal (16/08/2021).

PPKM ini diperpanjang hingga tanggal 23 Agustus 2021.

Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut binsar Pandjaitan selaku koordinator PPKM pulau Jawa-bali.

“PPKM level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali diperpanjang hingga 23 Agustus 2021,” ujar Luhut.

Luhut mengatakan, ada beberapa daerah yang mengalami perubahan level di pulau Jawa dan Bali.

Menurut laporan ada tambahan 8 daerah yang memasuki level 3, jadi total ada 61 kabupaten/kota yang sudah mulai masuk ke level 2 dan 3 di pulau Jawa-Bali.

“Terkait keputusan ini akan dituangkan dalam Instruksi Mendagri secara detail,” ujar Luhut.

PPKM yang diperpanjang ini guna mempercepat penurunan grafik virus Covid-19, dan menekan laju penyebaran virus Covid-19.

Dari laporan yang tercatat pandemi ini sudah berlangsung lebih dari 500 hari.

Pemerintah terus berupaya dengan menerapkan PPKM agar Indonesia bisa membaik secara ekonomi, dan kembali kondusif seperti dulu kala.

Pengumuman perpanjangan PPKM di Jawa-Bali

PPKM ini sebelumnya mempunyai nama lain yaitu PSBB, tidak hanya penamaan saja yang berubah tetapi peraturan terkait pembatasan aktivitas dan mobolitas juga berubah.

Presiden Joko Widodo, memperketat PPKM dan memutuskan untuk melakukan PPKM Darurat pada 3-20 juli 2021.

PPKM Darurat dilakukan karena Indonesia mengalami grafik peningkatan kasus Covid-19 yang cukup tinggi.

Indonesia mengalami lonjakan yang sangat pesat diiringi dengan perbaikan fasilitas kesehatan, hal ini mengakibatkan angka kematian akibat Covid-19 juga mengalami peningkatan.

Oleh karena itu, pemerintah melakukan perpanjangan PPKM Level 1-4 secara berkala, hal ini ditujukan agar penambahan kasus Covid-19 bisa menurun.

Terbukti pada Senin 16 Agustus 2021, rumah sakit mengalami penurunan pasien dengan jumlah pasien 371.021.

Tentunya angka ini jauh lebih baik dari pada bulan lalu, tepatnya tanggfal 16 Juli 2021,  kala itu kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai angka 500.000.

Disisi lain, angka kematian akibat kasus Covid-19 justru masih tinggi dan tak kunjung turun.

Menurut laporan data terakhir, ada penambahan 1.245 pasien yang meninggal akibat Covid-19, jadi total kematian akibat Covid-19 mencapai 118.833 jiwa.

Dalam 30 hari terakhir tercatat ada 1.000 orang yang meninggal akibat Covid-19 dalam seharinya, puncaknya mencapai hingga 2.069 orang dalam sehari.

Hal ini menunjukan bahwa Indonesia menduduki angka tertinggi dalam kasus kematian akibat Covid-19 di Dunia.

Related posts