Beritatrendindonesia.com – News Dikabarkan lima pria asal Afrika Selatan yang didakwa karena dugaan kanibalisme muncul di pengadilan, Senin (28/08/2017).
Bersamaan dengan kedatangan lima tersangka, beberapa pemrotes yang marah berkumpul di luar gedung pengadilan.
Lima pria dari Kota Escourt, di Provinsi KwaZulu-Natal, ditangkap lebih dari seminggu yang lalu.
Awalnya, seseorang menyerahkan diri ke sebuah kantor polisi, dan mengungkapkan kepada petugas bahwa dirinya bosan memakan daging manusia.
Pengakuan itu yang kemudian disusul dengan penangkapan empat yang menjadi tersangka lainnya.
“Semua lima orang itu datang di pengadilan pada hari Senin untuk mendapatkan pemeriksaan jaminan, namun kemudian mereka memilih untuk membatalkan permohonan jaminan.”
Demikian yang diungkapkan Jurubicara polisi Thembeka Mbhele kepada AFP.
Terdakwa, yang berusia 30-an tahun, dituguh melakukan pembunuhan. Mereka berkelompok melakukan pembunuhan dan kepemilikan bagian tubuh manusia.
Kasus mengerikan yang mengguncang kota kecil tersebut, telah menimbulkan kekhawatiran mengenai ilmu sihir dan pengobaran tradisional.
Dikarenakan, salah satu tersangka yang ditangkap dikatakan merupakan seorang dukun.
Menurut polisi, tersangka pertama masuk ke kantor polisi Escourt pada 18 Agustus dengan tas berisi kaki dan tangan manusia.
Dirinya mengatakan sudah memakan daging manusia, Dia membawa polisi ke sebuah rumah dimana terdapat lebih banyak mayat manusia.
Media setempat melaporkan bahwa polisi telah menghubungkan insiden ini dengan pembunuhan setidaknya satu wanita di daerah tersebut.
Beberapa penduduk setempat juga menanggapi agar orang-orang menggali mayat dari kuburan.
Diluar istana Estcourt Magistrates tempat orang-orang itu muncul, massa melambaikan poster yang mengecam dugaan kejahatan tersebut.
Media Afrika Selatan melaporkan, salah satu pria tersebut menangis tiddak terkendali di pengadilan.
Afrika Selatan tidak mempunyai hukum langsung melawan kanibalisme, namun memutilasi mayat yang mempunyai organ manusia adalah tindak pidana.
