Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, negara Indonesia dikenal sebagai negara maritim atau negara kelautan.
Diketahui, definisi dari negara maritim ialah negara yang sebagian besar wilayahnya terbagi menjadi perairan yang sangat luas serta mempunyai banyak sekali pantai panjangg atau pulau di berbagai titik, dan negara maritim akan menjadikan laut sebagai sumber daya utama perekonomian, transportasi, pertahanan, dan identitas neagara.
Sebagai informasi bahwa negara Indonesia mempunyai luas laut sekitar 3.25juta kilomtere persegi, dan laut yang dimiliki oleh negara Indonesia lebih besar dan lebih luas dibandingkan dengan daratannya yakni daratan Indonesia hanya sebesar 1,9 juta kilometer persegi.
Berdasarkan data yang ada, maka dijelaskan bahwa saat ini negara Indonesia telah mempunyai lebih dari 17.000 pulau yang tersebar luas di sejumlah daerah dan Provinsi.
Karena negara Indonesia dikenal sebagai negara kelautan, maka pemerintah harus berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan perekonomian negara dalam sektor kelautan, contohnya ialah meningkatkan produksi hasil laut, meningkatkan wisata pesisir laut, meningkatkan roda transportasi laut, dan meningkatkan kesejahteraan para nelayan.
Baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa dirinya akan resmi membangun 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun 2026 ini.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan, pada tahun 2026 ini, kita akan mulai ternak dan memproduksi ikan dengan skala yang besar di Kampung Nelayan Merah Putih, dan hal ini akan berpengaruh positif signifikan terhadap kebutuhan protein pada anak cucu kita.
Kebutuhan protein pada anak sangat penting dan harus tercukupi, karena pada dasarnya merekalah yang akan menjadi penerus bangsa dan negara Indonesia.
Bukan hanya berdampak positif terhadap anak cucu kita saja, tetapi adanya Kampung Nelayan juga akan mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar, dan para nelayan akan hidup lebih sejahtera dan jauh dari kata kemiskinan.
Presiden Prabowo Subianto mengaku bahwa satu tahun yang lalu, kita telah berhasil mencapai swasembada beras, maka pada tahun yang baru ini tahun 2026 kita juga harus berhasil dalam mencapai swasembada budidaya perikanan dan pemanfaatan laut.
Disisi lain, Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan bahwa dirinya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran melalui sejumlah program unggulan Prabowo-Gibran.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat prosesi Panen raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat.
Tanggapan KKP
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5349322/original/094945200_1757919351-WhatsApp_Image_2025-09-15_at_13.53.04.jpeg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengklaim bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) merupakan satu langkah strategis untuk memperkuat ekonomi di pesisir, dan program ini juga dinilai mampu mengatasi masalah kemiskinan dan pengangguran bagi masyarakat yang tinggal di daerah pesisir.
Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan KKP Mahrus mengatakan, selain berdampak positif terhadap masyarakat, program KNMP juga dinilai dapat berdampak positif terhadap keberlanjutan ekosistem laut, karena program ini dirancang untuk memperkuat tata kelola penangkapan ikan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Mahrus mengaku bahwa pada implementasinya nanti, maka Kampung Nelayan akan berkoordinasi dengan Koperasi Desa Merah Putih untuk di distribusikan lebih luas lagi.
Mahrus menjelaskan bahwa saat ini pemerintah telah menetapkan 65 lokasi untuk tahap 1 pembangunan, dan pembangunan ditargetkan akan selesai pada dalam kurun waktu 3,5 bulan kedepan.
Ketua Tim Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Tristan mengatakan, Kampung Nelayan bukan hanya dibangun infrastrukturnya saja, melainkan pemerintah juga akan memberikan fasilitas dan bantuan yang mumpuni agar proses produksi perairan semakin meningkat, fasilitas yang dimaksud ialah seperti pembangunan pabrik es, kolsoret, tempat selter pendaratan ikan, dan bengkel.
Berikut merupakan daftar 65 lokasi pembangunan tahap 1 Kampung Nelayan:
- Lhok Pawoh – Aceh
- Lancok – Aceh
- Kuala Raja – Aceh
- Birem Puntong – Aceh
- Seraya Timur – Bali
- Cikuhutwan – Banten
- Merpas – Bengkulu
- Penago – Bengkulu
- Poncowar – DI Yogyakarta
- Leato Selatan – Gorontalo
- Wanasari – Jawa Barat
- Gebang Mekar – Jawa Barat
- Karanganyar – Jawa Barat
- Karangjaladri – Jawa Barat
- Ciwaru – Jawa Barat
- Kertojayan – Jawa Tengah
- Jatimalang – Jawa Tengah
- Bumiharjo – Jawa Tengah
- Karangtduwur – Jawa Tengah
- Banyutowo – Jawa Tengah
- Lteeng – Jawa Timur
- Pujiharjo – Jawa Timur
- Dapenda – Jawa Timur
- Bulumeduro – Jawa Timur
- Ujung Said – Kalimantan Barat
- Sungai Nyiirih – Kalimantan Barat
- Tanjung Putri – Kalimantan Tengah
- Sembulang – Kepulauan Riau
- Sekanak Raya – Kepulauan Riau
- Kasu – Kepulauan Riau
- Ketapang – Lampung
- Bandar Agung – Lampung
- Sukorahayu – Lampung
- Margasari – Lampung
- Weighiang – Maluku
- Labetawi – Maluku
- Wasileo – Maluku Utara
- Supu – Maluku Utara
- Sangowo Timur – Maluku Utara
- Bilelando – Nusa Tenggara Barat
- Ekas Buana – Nusa Tenggara Barat
- Pulau Bungin – Nusa Tenggara Barat
- Adang – Nusa Tenggara Timur
- Mudakputtu – Nusa Tenggara Timur
- Sulamu – Nusa Tenggara Timur
- Warloko Pesisir – Nusa Tenggara Timur
- Warmasen – Papua Barat Daya
- Samkai – Papua Selatan
- Sumare – Sulawesi Barat
- Babara – Sulawesi Barat
- Aeng Batu Batu – Sulawesi Selatan
- Anjuke – Sulawesi Selatan
- Bentengge – Sulawesi Selatan
- Balangloe Tarowang – Sulawesi Selatan
- Untia – Sulawesi Selatan
- Tongke-Tongke – Sulawesi Selatan
- Banagan – Sulawesi Tengah
- Terapung – Sulawesi Tenggara
- Gerak Makmur – Sulawesi Tenggara
- Malalanda – Sulawesi Tenggara
- Anaiwoi – Sulawesi Tenggara
- Sorue Jaya – Sulawesi Tenggara
- Padang Sarai – Sumatera Barat
- Kataping – Sumatera Barat
- Sungsang IV – Sumatera Selatan.
