PT Pertamina Dinilai Berhasil Membina UMKM Menjadi Unggul dan Berkembang

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, saat ini pemerintah Indonesia terus berupaya untuk menyejahterakan masyarakat dan meningkatkan roda perekonomian nasional.

Sebagai informasi bahwa saat ini pemerintah juga telah mempunyai harapan atau cita-cita untuk negara Indonesia, harapan atau cita-cita tersebut yakni menjadikan Indonesia sebagai negara maju, atau dapat disebut dengan Indonesia Emas 2045.

Untuk mewujudkan cita-cita menjadi Indonesia Emas 2045, maka Presiden Prabowo Subianto telah mempunyai beberapa program unggulan yang diyakini akan membawa dampak positif dan perubahan yang besar terhadap negara Indonesia.

Beberapa program unggulan tersebut meliputi, makan bergizi gratis (MBG), program 3 juta rumah murah atau gratis, koperasi desa merah putih, sekolah rakyat, sekolah unggul garuda, rehabilitasi sekolah, cek kesehatan gratis di seluruh daerah, penuntasan tuberkulosis (TBC), pembangunan rumah sakit yang berkualitas di setiap daerah, lumbung pangan, hilirisasi, swasembada pangan, dan mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia.

Berdasarkan data yang ada, maka dijelaskan bahwa saat ini telah terdapat beberapa program unggulan yang telah berjalan dengan lancar, dan pemerintah pusat juga menggandeng para institusi lain untuk turut tergabung dalam melaksanakan program unggulan demi menyejahterakan rakyat Indonesia.

Salah satu institusi, lembaga, atau badan yang turut melaksanakan dan mendukung program unggulan dari Presiden Prabowo Subianto tersebut adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Baru-baru ini, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah resmi mengadakan beberapa pelatihan dan pembinaan terhadap para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Diketahui, BUMN merupakan suatu perusahaan milik negara yang telah berdiri sejak tahun 1973, dan seluruh perusahaan BUMN di Indonesia telah berkembang sangat pesat serta mempunyai keunggulan yang hebat dibidangnya dan tidak kalah saing dengan para perusahaan dari luar negeri.

Jadi, tidak dapat diragukan lagi bahwa BUMN mempunyai kemampuan yang hebat dalam sektor perdagangan dunia.

Oleh karena itu, perusahaan BUMN memang sepatutnya turun langsung dan melatih para UMKM di Indonesia, agar seluruh UMKM dapat mengelola usahanya dengan benar dan pendapatannya juga akan meningkat.

Salah satu perusahaan BUMN yang dinilai berhasil dalam membina dan melatih para UMKM di Indonesia adalah PT Pertamina (Persero).

Pemerintah menilai bahwa Pertamina adalah bentuk nyata dari sinergi BUMN terhadap para pelaku UMKM, dan berkat didikan dari Pertamina tersebut, maka UMKM didikannya dapat memenangkan ajang Pertapreneur Aggregator 2025.

Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Ariffianto mengatakan, terdapat empat UMKM didikan Pertamina yang telah berhasil memenangkan ajang Pertapreneur Aggregator 2025, empat UMKM didikan Pertamina tersebut adalah Muria Batik Kudus, Putra Abadi, NANAS~QU SSS FOOD, dan KAINNESIA.

Menurut Rudi Ariffianto, keberhasilan ini merupakan bukti nyata bahwa Pertamina memang serius dalam mendampingi UMKM di Indonesia, dan Pertamina tidak ingin kerja setengah-setengah demi UMKM, jadi harus kerja keras hingga UMKM didikannya tersebut mampu mengembangkan usahanya dengan pesat.

Mengembangkan usaha bukan bicara soal pendapatan atau keuntungan saja, melainkan bicara soal meningkatkan tata kelola yang benar, meningkatkan promosi, mengelola keuangan dengan benar, mempunyai sistem yang mumpuni, dan produknya mempunyai kualitas yang unggul serta otentik.

Rudi Ariffianto menjelaskan, empat UMKM tersebut berhasil meraih penghargaan dalam berbagai sektor, seperti Muria Batik Kudus, yang konsisten menjaga kekayaan budaya lokal melalui pemberdayaan disabilitas, inovasi motif dan teknik perwarnaan berbasis bahan-bahan alami, berhasil memperoleh predikat “Gold” untuk kategori “Best Performance Fashion Sector”. NANAS~QU SSS FOOD, yang dikenal karena inovasi produk olahan nanas tanpa bahan pengawet, meraih predikat “Gold” untuk sektor “Food & Beverage”.

Putra Abadi, produk kopi khas Pagaralam Sumatera Selatan, juga meraih predikat “Bronze” untuk sektor yang sama. Sementara itu, KAINNESIA melalui inisiatif Swantara – Sekolah Wastra Nusantara, berhasil meraih predikat “Gold” dalam sektor “Education & Training” berkat kontribusinya dalam pelestarian wastra nusantara melalui regenerasi penenun muda dan edukasi wastra tenun kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

 

Komitmen

UMKM

Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero), Rudi Ariffianto mengatakan, penghargaan yang didapatkan oleh empat UMKM didikan Pertamina ini dapat menjadi bentuk komitmen Pertamina dalam mendampingi UMKM sampai sukses.

Rudi Ariffianto menjelaskan, penghargaan empat UMKM tersebut tidak didapatkan dengan cara yang mudah dan waktu yang cepat, melainkan dengan proses yang panjang dan waktu yang cukup lama.

Proses dari binaan PT Pertamina tersebut meliputi proses kurasi, proses pelatihan langsung, dan proses agregasi pasar yang dimiliki oleh Pertamina.

Rudi Ariffianto mengaku bahwa UMKM adalah salah satu sektor penting dalam membangun pertumbuhan ekonomi nasional, dan jika terus dikembangkan dengan benar, maka UMKM akan dapat naik ke pasar global dan dapat membanggakan nama negara Indonesia.

Oleh karena itu, pemerintah harus terus mendukung perkembangan UMKM di Indonesia, dukungan tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai memberikan bantuan tunai, memberikan bantuan usaha, memberikan jaminan kredit dengan bunga yang murah, dan memberikan pelatihan agar produk UMKM dapat mandiri-inovatif-kreatif-berkelanjutan.

Disisi lain, Rudi Ariffianto juga mengaku bahwa keberhasilan Pertamina dalam membina UMKM bukan dijadikan untuk ajang pamer atau keseombongan semata, melainkan dapat menjadi contoh bagi para insitusi atau lembaga lain dalam membantu membina dan mengembangkan UMKM.

Related posts