Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Akui IKN Masa Depan Bangsa Yang Mencerminkan Bhinneka Tunggal Ika

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, saat ini pemerintah sedang mematangkan pembangunan infrastruktur untuk Ibu Kota Nusantara.

Diketahui, Ibu Kota Negara Indonesia akan segera berpindah di Titik Nol Ibu Kota Nusantara yang berada di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Pemerintah mengklaim bahwa pemindahan Ibu Kota Nusantara tersebut harus dilakukan karena adanya beberapa faktor, salah satunya yaitu tingkat kepadatan penduduk, serta tidak meratanya pembangunan dan teknologi di Indonesia.

Berdasarkan data yang ada, pembangunan infrastruktur, kepadatan penduduk, dan teknologi hanya berkembang pesat di Pulau Jawa, dan masih banyak pulau yang belum merasakan pembangunan infrastruktur yang modern dan teknologi yang canggih.

Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo dan pemerintah resmi melakukan pembangunan Ibu Kota Negara Baru di IKN Kalimantan Timur.

Pemerintah mengumumkan bahwa saat ini pembangunan yang ada di IKN telah mencapai 15 persen per 1 Agustus 2024.

Baru-baru ini, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto mengklaim bahwa Ibu Kota Nusantara adalah aset masa depan bangsa Indonesia, dan Ibu Kota Nusantara juga mencerminkan Asas Bhinneka Tunggal Ika.

Menurut Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, IKN dibangun berdasarkan beberapa konsep, yakni konsep kota yang bersih, ramah lingkungan, teknologi tinggi, forest city, dan kota yang menerapkan energi terbarukan tanpa merusak lingkungan secara berlebihan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menko Polhukam Hadi Tjahjanto kepada para wartawan, pada Jumat, 16 Agustus 2024.

Hadi Tjahjanto menjelaskan, Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menjadi milik kita sebagai warga negara Indonesia yang terbagi dari semua suku, bangsa, ras, agama, dan budaya Indonesia.

Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa IKN adalah Ibu Kota baru yang menerapkan prinsip dan asas Bhinneka Tunggal Ika, yang mempunyai arti “Berbeda-beda tetapi tetap satu jua”.

Disisi lain, Hadi Tjahjanto juga menjelaskan bahwa nama Nusantara sendiri mempunyai arti budaya atau kebudayaan, jadi IKN akan hadir dan menampilkan kekayaan budaya Indonesia.

 

Tanggapan Seniman Senior

Viral! Istana Garuda IKN Disebut Beda dari Desain Awal

Bukan hanya para pejabat dan tokoh politik saja yang memberikan tanggapan mengenai Ibu Kota Nusantara, tetapi saat ini ada beberapa seniman senior yang turut memberikan tanggapan terkait pembangunan IKN.

Pelukis Senior Tanah Air Andri Wintarso mengatakan, IKN akan menjadi simbol kemajuan, keberagaman, dan keharmonisasian antar kehidupan manusia dan alam.

Andri Wintarso berharap agar saat pemindahan Ibu Kota Nusantara resmi dibuka, maka pemerintah dapat menggelar dan mengadakan pameran antar budaya Indonesia,.

Pameran tersebut bertujuan untuk memperlihatkan karya-karya anak bangsa, dan karya tersebut dapat menjadi bukti bahwa produk lokal tidak kalah saing dengan produk luar.

Menurut Andri Wintarso, kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga dan mulai menggunakan produk lokal, pasalnya dengan menggunakan produk lokal maka citra produk lokal akan naik dan dapat go publik.

Diketahui, produk lokal dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dinilai mampu membantu meningkatkan perekonomian di Indonesia.

Andri Wintarso menjelaskan, IKN bukan hanya hadir untuk menjadi Ibu Kota maju dan modern, tetapi IKN hadir untuk budaya Indonesia, dan menjadi adiluhung bagi anak cucu kita.

Andri Wintarso mengaku bahwa momen pembangunan infrastruktur IKN ini adalah momen bersejarah bagi bangsa Indonesia, khususnya pada Usia 79 Tahun ini, negara Indonesia mampu membangun Ibu Kota Baru yang lebih modern, hijau, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Related posts