Melalui Facebook, Penyebar Hoax Ingin Lengserkan Jokowi

Melalui-Facebook-Penyebar-Hoax-Ingin-Lengserkan-Jokowi

Beritatrendindonesia.com – News Argo Yuwono selaku ketua Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan maksud dan tujuan orang yang menyebarkan video hoax mengenai kerusuhan yang terjadi di MK atau Mahkamah Konstitusi adalah hoax. Maksud dan tujuan nya adalah ingin mengajak mahasiswa di Jakarta untuk melakukan aksi unjuk rasa, padahal yang menyebarkan juga sudah tau video yang di unggah adalah simulasi tentang penanganan demo oleh pihak kepolisian.

Melalui video tersebut di buat oleh tersangka seolah olah nyata agar yang lainnya bisa terpengaruh dan ikut untuk melakukan aksi unjuk rasa. Diketahui tersangka yang tertangkap berinisial SSA, yang melakukan penyebaran berita bohong ( Hoax ) dengan harapan semakin banyak warganet yang terpancing dan kemudian terprovokasi, ujar Argo.

Pihak Polri sebelumnya juga sudah mengamankan empat orang yang sudah melakukan tindakan penyebaran berita hoax melalui media sosial tentang kerusuhan yang terjadi di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta.

” Jadi tujuannya melalui media Facebook menyampaikan berita dan berbagi info untuk melakukan penyebaran atas berita bohong tersebut yang akan men=jadi viral yang di sebarkan melalui semua media online, bahwa mahasiswa Jakarta sudah melakukan aksi turun ke jalan untuk berdemo dengan tuntutan menurunkan Jokowi ” Ucap Argo.

Pelapor mendapatkan informasi tentang unggahan dari akun Facebook dengan nama akun Syuhada Al Aqse yang memiliki nama asli Suhada Al Syuhada Al Aqse. Dengan menyebarkan video tersebut dan juga menambahkan taggar // JAKARTA SUDAH BERGERAK, MAHASISWA SUDAH BERSUARA KERAS DAN PESERTA AKSI MEGUSUNG TAGAR #TurunkanJokowi MOHON DIVIRALKAN KARENA MEDIA TV DIKUASAI PERTAHANA//. Konten yang di sebarkan Syuhada sudah di bagikan berhasil di bagikan sebanyak 98 ribu kali dan menuai 5200 lebih komentar.

Dimana kenyataan sebenarnya video tersebut adalah untuk simulasi yang di lakukan pihak Polisi dengan TNI, untuk menangani apabila adanya aksi demo atau unjuk rasa yang terjadi.

Related posts