Markas PPP Diserag, Dugaan Kuat Dari Kalangan Internal

markas-ppp-diserag-dugaan-kuat-dari-kalangan-internal

Beritatrendindonesia.com – News Beberapa puluh orang coba masuk serta mengakibatkan kerusakan kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (16/7) sekitaran pukul 02. 00 WIB. Mereka kenakan atribut Angkatan Muda Kabah yang diduga datang dari kubu Romahurmuziy atau Romi.

Wakil Ketua Umum PPP kubu Djan Faridz, Humphrey Djemat bercerita urutan penyerangan markas PPP yang malam itu dijaga lima orang petugas keamanan. Massa datang serta langsung mengepung markas PPP. Mereka berteriak memohon kantor dikosongkan.

Karna memperoleh perlawanan dari petugas keamanan, massa segera melempar batu ke arah kantor. Lemparan batu, yang jumlahnya cukup banyak itu membuat kaca kantor pecah serta seorang penjaga alami luka dibagian muka.

Satu diantara penjaga menghubungi pihak kepolisian. Tidak berselang lama, petugas kepolisian dari Polsek Menteng langsung datang ke kantor DPP PPP. Sesudah dimediasi, massa langsung membubarkan diri.

” Peristiwa nyaris satu jam, jam tiga pagi telah kondusif, mereka pada akhirnya bubar, ” kata Humphrey waktu memberi info pers di lokasi.

Dari peristiwa itu, untuk tingkatkan keamanan, pihaknya menaikkan jumlah personel untuk melindungi kantor pusat partai berlambang Kabah itu. Mereka cemas tindakan penyerangan kembali berlangsung.

” Mereka mengancam, akan datang lagi dengan jumlah yang lebih banyak, ratusan orang. Makannya ini banyak yang kumpul, untuk pengamanan, ” papar Humphrey.

Humphrey mengatakan, tindakan penyerangan untuk menempati kantor ini bukanlah pertama kalinya berlangsung. Paling tidak sudah 3x grup yang sama lakukan penyerangan dengan maksud untuk menduduki kantor yang diklaim punya kubu Djan Faridz.

” Ini bukanlah peristiwa yang pertama, ini adalah yang ke-3. Dengan grup yang sama sepanjang konflik internal berlangsung, ” katanya.

Humphrey menyatakan, apabila ingin lakukan mediasi supaya perseteruan cepat usai, bukanlah lewat langkah hukum rimba.

” Bila ingin ada titik temu kan dapat kita mediasi, bicara baik-baik, bukanlah begini. Bila seperti gini kan sama juga seperti hukum rimba, ” paparnya.

Karena penyerangan ini, kerugian karena rusaknya di bagian kaca serta korban yang alami luka karena lemparan batu ditaksir mencapai puluhan juta. Dia juga merencanakan memberikan laporan tindakan ini ke Polda Metro Jaya.

” Bisa sampai puluhan juta, ada kaca yang pecah, ada yang luka dibagian wajah, ” ujarnya

Related posts