Konsumsi Karbohidrat Saat Sarapan Dapat Membuat Otak Tidak Lemot?

Konsumsi Karbohidrat Saat Sarapan Dapat Membuat Otak Tidak Lemot

Beritatrendindonesia.com – News, Tidak jarang sarapan bukan merupakan prioritas kaum urban yang sibuk. Kalaupun perut terasa lapar, terkadang kita “mengganjal perut” dengan makanan apa saja yang dapat dimakan. Padahal, menu sarapan yang bergizi dan bermanfaat merupakan bahan bakar bagi otak.

“Otak itu dapat bekerja secara optimal tentunya membutuhkan nutrisi, nutrisi yang diperlukan otak untuk bekerja berasal dari makanan yang mengandung karbohidrat,” ucap Dr Samuel Oetoro, Spesialis Gizi Klinik.

Untuk itu tidak heran, apabila menu sarapan Anda tidak mengandung karbohidrat, kemampuan pada otak pun menjadi lambat dan tidak optimal. Untuk fungsi otak yang optimal, Samuel menyarankan sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat minimal 120 gram per hari.

Jenis karbohidrat yang disarankan merupakan karbohidrat kompleks yang berasal dari nasi merah, ubi, atau kentang yang dapat di konsumsi bersamaan dengan kulitnya.

Pola makan yang juga dapat menyebabkan kemampuan otak menurun adalah diet karbohidrat atau kurangnya karbohidrat karena menganggap zat gizi makro ini tidak sehat. “Mau diet supaya mempunyai tubuh ideal dengan tidak memakan karbohidrat itu salah, dikarenakan otak itu membutuhkan tenaga sumber dari karbohidrat yang di konsumsi,” ungkapnya.

Jika otak yang mendapatkan cukup nutrisi, maka kita pun dapat berfikir, bergerak, dan bertindak dengan optimal.

Related posts