Kenali Penyakit Asma, Berikut Gejala dan Penyebabnya

Berita Trend Indonesia – Asma merupakan penyakit paru-paru yang membuat penderitanya susah bernapas.

Bukan hanya itu, asma juga membuat penderitanya batuk-batuk, nyeri dada, dan mengi.

Penderita asma mempunyai pernapasan yang sangat sensitif dibandingkan dengan orang lain yang tidak mengidap asma.

Penderita asma tidak boleh mencium bau seperti asap rokok, bulu binatang, dan debu, pasalnya jika penderita asma mencium bau tersebut maka semua otot pernapasan akan menyempit dan kaku.

Berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan RI mengklaim bahwa ada 2,4 persen dari seluruh penduduk Indonesia yang mengidap penyakit asma.

Disisi lain, WHI mengklaim bahwa ada 262 juta orang diseluruh dunia yang mengidap penyakit asma, dan 461.000 angka kematian akibat asma.

Oleh karena itu, kita harus menjaga diri kita dan memastikan jika kita tidak mempunyai penyakit asma.

Berikut gejala, penyebab, dan cara pengobatannya:

 

Gejala

Penyakit asma mempunyai macam-macam gejala, setiap penderita juga mempunyai gejala yang berbeda-beda.

Berikut macam-macam gejalanya:

  • Sesak napas
  • Dada terasa sakit
  • Batuk pada malam dan pagi hari
  • Mengi, atau bernafas yang mengeluarkan bunyi seperti suara siulan.

 

Penyebab

Asma merupakan penyakit yang tidak memandang usia, mulai dari bayi dan lansia dapat mengidap penyakit asma.

Biasanya asma terjadi karena udara dingin, aktivitas fisik, dan zat kimia.

Sampai saat ini penyebab utama penyakit asma belum diketahui.

Asma yang terjadi pada anak-anak biasanya dapat menghilang sendiri saat ia beranjak dewasa.

 

Faktor Penyebab Asma

Sejumlah dokter mengatakan, ada faktor penyebab utama terjadinya asma, faktor tersebut ialah bakteri endotoxin.

Bakteri endotoxin merupakan bakteri yang tinggal di kamar tidur, seperti kasur atau perkakas kamar tidur lainnya.

Disisi lain, asma juga mempunyai beberapa faktor penyebab yang menimbulkan asma, diantaranya:

  • Aktivitas fisik yang berlebihan
  • Mencium bulu binatang
  • Mencium zat kimia
  • Infeksi paru-paru dan saluran pernapasan bagian tertentu
  • Alergi terhadap makanan
  • Udara dingin
  • Merokok

 

Pengobatan

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengobati penyakit asma.

Penderita asma akut biasanya sedia obat seperti semprotan yang didalamnya mempunyai kandungan yang dapat memperlancar pernapasan.

Bukan hanya itu, asma juga dapat diobati dengan melatih pernapasan atau dengan terapi.

Terapi tersebut biasanya dilakukan secara rutin oleh dokter dan mempunyai proses bertahap tidak bisa sembuh secara langsung.

Jadi pasien atau penderita asma harus rutin untuk menjalani pengobatan yang disarankan oleh dokter.

Related posts