Jika Menang Pilpres 2019, PDIP Akan Mencetak Sejarah

Jika Menang Pilpres 2019, PDIP Akan Mencetak Sejarah

Beritatrendindonesia.com – News Marruarar Sirait merupakan Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP) yakin Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) bakal mencetak sejarah dengan memperoleh kemenangan kembali pada Pilpres 2019.

Marruarar menjelaskan saat ini belum pernah ada partai yang sampai memenangi Pemilu selama dua kali berturut-turut pasca refromasi itu menunjukan bahwa untuk mempertahankan kepercayaan rakyat jauh lebih sulit dibandingkan merebut kemenangan. Secara teori membuktikan bahwa mempertahankan kepercayaan rakyat itu lebih sulit daripada merebut kemenangan.

“Mengapa begitu, karena pada saat menang banyak partai yang tidak bertanggung jawab lah, semua janji-janji disaat berpolitik tidak ditepati dan sebagainya. Untuk itu kita harus belajar dari situ yang disampaikan harus ditepati, santun, kerja yang bagus oleh karena itu rakyat merupakan hakim yang adil,” ungkapnya.

Pilpres 2019 merupakan peluang besar bagi Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk mencetak sejarah kembali karena pasca reformasi belum ada partai yang menang dalam Pemilu legislatif dua kali berturut-turut pasca reformasi,” tuturnya pada hari Sabtu 9 Juni 2018.

Maruarar tidak mengakui jika tertangkapnya sejumlah kepala daerah yang juga kader Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpengaruh tentang partai tersebut.

“Terdapat kepala daerah yang korupsi terutama terkena OTT tentu berdampak. Sebab itu partai harus bisa tegas, siapapun yang kena korupsi terutama OTT KPK pasti langsung dipecat, karena itu adalah kebijakan partai yang sangat pro tentang pemberantasan korupsi,” katanya.

Pada setiap kesempatan Maruarar Sirait menegaskan bahwa pemimpin PDIP selalu memberitahukan seluruh kader untuk melawan korupsi dan narkoba. Sekali lagi yang membuat PDIP selalu mencetak survei tinggi karena komitmennya. Ibu Megawati dan Sekjen sudah selalu me

“Kita harus akui, dari sekian banyak, tentu ada (kader terjaring OTT KPK), yang penting, partai membiarkan atau tidak. Ibu Mega dan Sekjen sudah selalu memperingatkan jauhi korupsi dan narkoba karena Partai kami sudah bersikap, saya pikir itu merupakan langkah bagus,” ucap dia.

Related posts