DKI Jakarta Diklaim Menjadi Kota Polusi Terburuk di Dunia

Berita Trend Indonesia – Baru-baru ini, warganet dihebohkan dengan kabar bahwa ibu kota negara Indonesia, DKI Jakarta diklaim menjadi kota polusi terburuk di dunia.

Asep Kuswanto , selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyebutkan bahwa buruknya kualitas udara di Jakarta disebabkan oleh sumber yang bergerak dan sumber yang tidak bergerak.

“Terhadap isu udara yang belakangan ini sedang ramai dibicarakan oleh masyarakat, dapat saya sampaikan bahwa sumber pencemar udara di Jakarta tidak terlepas dari dua sumber yaitu sumber bergerak dan sumber tidak bergerak,” ujar Asep Kuswanto.

Asep Kuswanto mengatakan, contoh dari sumber bergerak yang menyebabkan buruknya kualitas udara ialah kendaraan bermotor roda dua dan empat, dan transportasi lainnya.

Sedangkan, untuk sumber yang tidak bergerak contohnya ialah kegiatan konstruksi, industri, dan lainnya.

Asep Kuswanto mengaku, sumber utama dari buruknya kualitas udara di Jakarta ialah dari sumber yang bergerak.

Kontribusi sumber bergerak yang menyebabkan polusi udara mencapai lebih dari 70%.

“Sehingga memang kami harapkan ke depannya masyarakat dapat memakai transportasi publik yang saat ini sudah ada, kondisi sudah sangat baik, mulai dari transportasi kendaraan angkot hingga terintegrasi dengan busway maupun kereta api dan MRT,” ujar Asep Kuswanto.

Asep Kuswanto mengklaim bahwa kondisi cuaca pada bulan Juni ini juga berpengaruh atas buruknya kualitas udara di Jakarta.

“Ya, memang kondisi cuaca di bulan Juni itu kondisinya lembab dan tidak panas. (Sekitar) 25-29 derajat, itu kalau kita tidak mengurangi aktivitas kita keluar rumah, penggunaan kendaraan bermotor, itu pasti akan menempati posisi tertinggi,” ujar Asep Kuswanto.

 

Upaya Mengurangi Polusi Udara

Pemangkasan Subsidi dan Jaminan Tak Berubahnya Tarif Transjakarta, MRT, LRT Halaman all - Kompas.com

Asep Kuswanto mengatakan, pihaknya sedang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, dan dialihkan ke transportasi umum.

Sementara, untuk sumber yang tidak bergerak, pihaknya akan mengevaluasi dan memantau industri-industri yang ada di ibu kota Jakarta.

Asep Kuswanto mengaku, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencabut izin lingkungan PT Karya Citra Nusantara (KCN).

Hal ini dilakukan karena PT KCN tidak menjalani sanksi administratif yang telah diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta buntut polusi debu batu bara di kawasan Marunda, Jakarta Utara.

“Itu merupakan suatu wujud tindakan tegas bagi kami untuk mengurangi sumber pencemar dari emisi tidak bergerak,” tegas Asep Kuswanto.

 

Himbauan Untuk Masyarakat

 

Polusi Udara di Jakarta Mengkhawatirkan

Asep Kuswanto mengatakan, bukan hanya pemerintah saja yang berkontribusi untuk menangani polusi udara di Jakarta.

Namun, masyarakat juga harus membantu dalam gerakan menangani kualitas udara yang sangat buruk di Jakarta tersebut.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memberikan beberapa point penting kepada masyarakat untuk dapat membantu menangani polusi udara.

Berikut empat point yang dapat membantu menangani polusi udara:

  1. Masyarakat diharapakan terus mengupdate kondisi cuaca terkini di Jakarta. Selain itu, DLH juga mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat berada di luar ruangan.
  2. Masyarakat diharapkan untuk menggunakan transportasi umum untuk mengurangi sumber polusi bergerak.
  3. Masyarakat diwajibkan untuk melakukan uji emisi kendaraan miliknya baik roda dua maupun roda empat, hal ini harus dilakukan minimal dua kali dalam setahun.
  4. Masyarakat dihimbau untuk mengenakan bahan bakar yang ramah dengan lingkungan.

 

Pendapat Gubernur DKI Jakarta

Biografi Anies Baswedan, Perjalanan Karir Menjadi Gubernur DKI Jakarta - Gramedia Literasi

Anies Baswedan, selaku Gubernur DKI Jakarta, angkat bicara mengenai buruknya kualitas udara di Jakarta.

“Apakah Jakarta bersih? Belum. Kita berdekade menyaksikan adanya emisi kendaraan bermotor. Itulah mengapa empat tahun ini kita genjot serius soal tranportasi umum tujuannya untuk mengurangi emisi yang terjadi di kota kita,” ujar Anies Baswedan.

Anies Baswedan mengatakan, pemerintah sudah mempersiapkan langkah-langkah untuk menangani polusi udara tersebut.

“Kemudian kewajiban mengurangi emisi di kota dengan uji emisi. Uji emisi untuk mengurangi dampak negatif dari kendaraan bermotor yang beroperasi di Jakarta,” ujar Anies Baswedan.

“Jadi kita lakukan langkah-langkah untuk mengurangi emisi di kota ini dengan tranportasi umum yang dibangun dan alhamdulillah peningkatan penumpangnya tinggi sekali,” sambungnya.

Anies Baswedan mengajak masyarakat untuk senantiasa membaca berita tentang krisis polusi di DKI Jakarta.

“Saya ingin mengajak semua untuk membaca berita dengan kritis bila ada satu hari dimana muncul angka kualitas buruk di hari itu tapi di hari sebelumnya dan di hari sesudahnya itu kita menemukan kondisi yang landai pasti di hari itu ada sesuatu,” ujar Anies Baswedan.

“Tapi bila ada satu hari buruk sekali dan hari berikutnya seperti normalnya Jakarta, pasti ada sebuah peristiwa yang terjadi. Itu perlu kita lihat kualitas udara tidak ada pembatasan KTP atau administrasinya,” sambungnya.

Anies Baswedan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut dan bimbang, pasalnya pemerintah akan berupaya sekuat tenaga untuk mengatasi polusi udara yang buruk di Jakarta tersebut.

Related posts