Di Rencanakan 5000 Orang Akan Mengikuti Demo Penolakan PK Ahok

di-rencanakan-5000-orang-akan-mengikuti-demo-penolakan-pk-ahok

Beritatrendindonesia.com РNews Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Al-Khaththath menyebut 5 ribu massa akan menolak sidang peninjauan kembali (PK) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Kepala Biro Hukum serta Hubungan Masyarakat Mahkamah Agung, Abdullah percaya Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara (Jakut) yang memeriksa berkas perkara sudah tanggap.

” Bila itu kan PN Jakarta Utara sudah tanggap. Permasalahan jaga keamanan massa telah ada kapolri yang koordinasi, ” tutur Abdullah waktu dihubungi lewat telepon, Minggu (25/2/2018).

Abdullah menyebutkan masalah itu masih ada di ranah PN Jakut jadi pengadilan yang memutus perkara. Seperti diketahui Ahok diputus majelis hakim PN Jakut melakukan hukuman pidana selama 2 th. berkaitan masalah penistaan agama.

” Permasalahannya kan masih di tahap PN Jakut belum di MA, maka dari itu belum juga sampai berkas ke MA. (Berkasnya sampai) kapan belum tahu, ” kata Abdullah.

Dia menjelaskan di PN Jakut berkaitan mengajukan PK masih harus melalui banyak proses. Di antaranya pemeriksaan berkas, pemohon menyampaikan permohonananya, serta respon jaksa. Sesudah melalui sistem itu, baru selanjutnya majelis pemeriksa perkara di PN Jakut membuat berita acara pendapat.

” Itulah kelak yang juga akan dikirim ke MA bersama berkas-berkas dengan lengkap. MA secara resmi belum memperoleh permohonan itu, ” terangnya.

Demo itu rencananya dilaksanakan pada Senin (26/2), bersamaan dengan sidang pemeriksaan berkas PK Ahok di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Sekitar 5 ribu massa diperkirakan bakal ada lewat inisiasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama serta Persaudaraan Alumni (PA) 212.

” Tolong diinfokan kepada umat, masyarakat, kalau GNPF ulama serta Persaudaraan Alumni 212 mengundang semua masyarakat Indonesia, terutama Jakarta, baik muslim ataupun nonmuslim, untuk mengawal sidang dalam rangka menolak PK Ahok. Kita dukungan hakim untuk menolak PK Ahok, ” seru Al Khaththath.

Pihak Ahok mendaftarkan PK pada 2 Februari 2018 lalu . Selain itu, Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) menyebutkan sidang pemeriksaan PK di gelar dengan terbuka. Pengamanan juga akan dilakukan oleh pihak kepolisian, termasuk Polda Metro Jaya.

Related posts