Covid-19: 16 Daerah di Perancis Berlakukan Lockdown selama Sebulan

Covid-19: 16 Daerah di Perancis Berlakukan Lockdown selama Sebulan

Berita Trend Indonesia — Sebanyak 16 daerah di Perancis memberlakukan lockdown selama sebulan, terhitung sejak Jumat (19/3/2021). Dalam pernyataan yang diumumkan Perdana Menteri Jean Castex, karantina wilayah itu tidak terlalu ketat dibanding Maret dan November.

Sekolah masih tetap dibuka, dan aktivitas luar ruangan juga diizinkan dengan catatan berada di radius 10 km dari rumahnya.

Toko yang sifatnya non-esensial, kecuali toko buku, diharuskan untuk tutup selama lockdown diberlakukan. Perjalanan ke antar-wilayah dilarang, dengan jam malam bakal diterapkan mulai pukul 19.00 waktu setempat.

Selama ini, otoritas “Negeri Anggur” mengandalkan lockdown akhir pekan dan jam malam untuk mencegah Covid-19. Namun, meroketnya kasus infeksi disertai dengan lemahnya strategi vaksinasi, membuat pemerintah terpaksa galak demi mencegah penularan.

Pengumuman itu terjadi setelah Kamis (18/3/2021), Perancis melaporkan kasus harian mencapai 34.998 orang. Kemudian tambahan 268 korban meninggal membuat “Negeri Anggur” mengalami 91.679 kematian akibat virus corona.

Setelah Lockdown Dalam konferensi pers PM Castex menerangkan mereka terpaksa mengarantina 16 daerah itu karena ancaman gelombang tiga. Dia menerangkan, saat ini Perancis tengah berjibaku melawan varian baru corona yang penularannya begitu cepat.

“Inilah saatnya untuk melangkah lebih jauh, dengan larangan yang lebih menuntut di masa kritis ini,” kata dia dikutip Sky News.

Selain kasus infeksi, lockdown ini juga ditengarai keputusan pemerintah menunda pemberian vaksin dari Oxford-AstraZeneca.

Perancis dan puluhan negara lainnya di seluruh dunia menangguhkan obat itu setelah munculnya kasus penggumpalan darah. Tetapi, PM Castex menjelaskan vaksinasi akan dilanjutkan lagi Jumat, di mana dia bakal divaksinasi juga. Dia mengatakan, vaksin AstraZeneca terbukti aman berdasarkan pernyataan Badan Obat-obatan Eropa (EMA).

“Vaksin Covid-19 dari AstraZeneca efektif. Seperti yang sudah diutarakan oleh regulator Eropa,” tegasnya.

Related posts