Heboh Jumlah Pengunjung IKN Melonjak Pesat Saat Libur Lebaran 2025

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, pada pekan ini kita masih memasuki momen Libur Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 2025.

Sebagai informasi bahwa pemerintah telah menetapkan Cuti Bersama atau Libur Nasional untuk memperingati Hari Raya Idul Fitri selama beberapa hari, yakni mulai tanggal 30 Maret – 4 April 2025.

Diketahui, Libur Lebaran adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oelh semua orang, pasalnya Libur Lebaran adalah libur paling terpanjang dalam sejarah kalender.

Biasanya, seluruh masyarakat memanfaatkan libur tersebut dengan melakukan mudik atau pulang ke kampung halamannya, dan berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di beberapa daerah Indonesia.

Baru-baru ini, pemerintah mengumumkan bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan tempat atau destinasi yang dituju oleh banyak orang, dan pada libur Lebaran 2025 ini pengunjung IKN melonjak sangat pesat, bahkan telah mencapai 8.000 orang.

Pihak Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengumumkan bahwa pihaknya telah melakukan penambahan kuota jam kunjungan, armada bus, lahan parkir, dan pihaknya juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk seluruh pengunjung IKN.

Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi mengatakan, sejak beberapa hari yang lalu, pihaknya telah melakukan simulasi pengaturan lalu lintas untuk akses masuk dan keluar wilayah IKN, dan tepat pada Selasa, 1 April 2025, jumlah pengunjung IKN melonjak sangat pesat dan mencapai angka 8.000 pengunjung.

Thomas Umbu menjelaskan, angka tersebut merupakan rekor tertinggi dimana IKN telah dikunjungi oleh 8.000 jiwa yang datang dari pulau, adat, dan budaya yang berbeda-beda.

Menurut Thomas Umbu, rata-rata pengunjung tersebut melakukan perjalanan wisata ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim).

Thomas Umbu juga mengaku bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan dan pemantauan terkait adanya kunjungan masyarakat di IKN, jadi kunjungan wisata dan proyek pembangunan harus tetap berjalan dan kondusif tanpa mengganggu satu sama lain.

Thomas Umbu juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah memperluas akses parkir kendaraan di IKN, parkir tersebut dibagi menjadi beberapa bagian, mulai dari area depan Bank Indonesia, arah menuju hunian ASN, hingga sekitar Rumah Sakit Hermina.

Disisi lain, Thomas Umbu juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak parkir sembarangan, karena parkir sembarangan dapat mengganggu jalur kendaraan proyek dan para pekerja IKN.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi kepada wartawan di Kawasan IKN pada Rabu, 2 April 2025.

 

Berikan Pelayanan Unggul

Titik Nol IKN Jadi Sasaran Wisatawan Lokal dan Luar Daerah -

Staff Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik Troy Pantouw mengatakan, pihaknya berkomitmen akan terus memberikan pelayanan unggul dan terbaik terhadap para pengunjung di IKN, mulai dari pengunjung lokal hingga mancanegara.

Troy Pantouw menjelaskan, pihaknya juga akan memberikan pengalaman baru bagi setiap pengunjung yang hadir di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bukan hanya memberikan pelayanan terbaik saja, tetapi pihaknya juga telah menyiapkan beberapa layanan kesehatan untuk warga yang memerlukan perawatan atau tenaga medis.

Troy Pantouw mengaku bahwa adanya lonjakan kunjungan di IKN tersebut dapat menjadi bukti bahwa saat ini banyak masyarakat yang mencintai IKN, dan banyak masyarakat juga yang berharap agar IKN dapat segera terselesaikan 100 persen serta menjadi Ibu Kota Nusantara yang berkelanjutan-hijau-maju-mengharumkan nama Indonesia.

Berikut merupakan tata cara pendaftaran wisata kunjungan IKN:

  1. Pendaftaran kunjungan dapat dilakukan secara online melalui aplikasi IKNOW yang tersedia di Play Store dan App Store.
  2. Jam operasional kunjungan IKN berlangsung selama 8 jam yakni dari pukul 09.00 hingga 17.00 WITA.
  3. Perjalanan kunjungan akan dimulai dari Rest Area Nusantara, di mana pengunjung menggunakan armada Bus Listrik yang telah disediakan oleh panitia, dan selanjutnya pengunjung akan diturunkan di Halte Bus Kemenko 3 dan bisa berkunjung ke Plaza Seremoni, Galeri UMKM, dan Taman Kusuma Bangsa.
  4. Setelah selesai melakukan wisata atau kunjungan, maka pengunjung dapat menunggu bus di Halte Menara Pandang Sumbu Barat dan Halte Kemenko 3.
  5. Pengunjung tidak akan dipungut biaya selama menggunakan fasilitas di KIPP IKN, dan jika ada petugas atau oknum yang meminta tip maka pengunjung harus melaporkan ke pihak panitia.
  6. Pengunjung wajib menjaga kebersihan dan ketertiban selama berkunjung di KIPP IKN.
  7. Pengunjung dilarang merokok selama menaiki bus listrik dan di kawasan kunjungan KIPP.
  8. Ikuti pengaturan petugas dan rambu-rambu yang ditetapkan.

 

 

 

 

 

 

 

Related posts