Heboh Capres Ganjar Pranowo Diadukan Ke Bawaslu, Berikut Penjelasannya

Berita Trend Indonesia – Baru-baru ini, warganet dihebohkan dengan kabar bahwa Capres Ganjar Pranowo resmi dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Diketahui, Capres Ganjar Pranowo dilaporkan ke Bawaslu atas dugaan bagi-bagi voucher internet di CFD (Car Free Day), dan juga dianggap menyerang capres nomor urut 2, Prabowo Subianto saat debat ketiga calon presiden (capres).

Sebagai informasi bahwa pada beberapa hari yang lalu, kita sudah menyaksikan debat ketiga calon presiden (capres).

Terdapat beberapa tema yang diusung dalam debat ketiga capres, yakni Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasioanl & Geopolitik.

Banyak warganet, selebritis, dan politikus yang dihebohkan dengan momen panas yang ada pada debat ketiga capres kemarin.

Momen panas tersebut muncul saat terdapat salah satu capres yang bertanya mengenai data pertahanan negara kepada capres lainnya.

Capres yang bertanya mengenai data pertahanan tersebut ialah capres Ganjar Pranowo, dan pertanyaan tersebut ditujukan kepada capres Prabowo Subianto.

Pada saat momen tanya jawab tersebut, capres Prabowo Subianto kesulitan untuk menjawab pertanyaan tentang data pertahanan, karena keterbatasan waktu yang ada.

Pertanyaan tentang pertahanan itulah yang diduga menjadi penyebab adanya laporan ke Bawaslu terkait dugaan capres Ganjar Pranowo menyerang capres Prabowo Subianto.

Karena adanya laporan ke Bawaslu tersebut, akhirnya capres Ganjar Pranowo buka suara mengenai dugaan dirinya yang menyerang capres Prabowo Subianto.

Capres Ganjar Pranowo mengatakan, dirinya heran dan bingung mengapa acara debat bisa dijadikan ajang penilaian mengenai penyerangan kepada orang lain.

Capres Ganjar Pranowo menjelaskan bahwa debat itu merupakan sebuah forum untuk saling menunjukan tujuan atau gagasan, bertukar pikiran, dan membahas sebuah masalah.

Namun, mengapa debat di Pilpres 2024 justru menimbulkan sebuah masalah dan berakhir dengan aduan ke Bawaslu.

Selanjutnya, capres Ganjar Pranowo juga menegaskan bahwa mungkin saat ini memang sedang musimnya adu-mengadu.

Sebelumnya, capres Ganjar Pranowo pernah menjelaskan bahwa kita sebagai seorang tokoh politik harus menanggapi semua masalah politik dengan otak, bukan dengan hati.

Jadi, kita tidak boleh mudah baper atau mudah sakit hati dengan adanya masalah atau serangan dari orang-orang.

Capres Ganjar Pranowo juga menjelaskan mengenai dugaan bagi-bagi voucher internet di CFD.

Capres Ganjar Pranowo dengan tegas mengatakan bahwa dirinya tidak membagikan voucher atau barang apapun di acara CFD.

Menurut capres Ganjar Pranowo yang membagi-bagikan voucher atau barang di CFD adalah teman-temannya.

 

Diadukan ke Bawaslu

Pengamat: Ganjar Pemenang Debat Ketiga, Faktor Prabowo Tiga Kali Setuju

Sebagai informasi bahwa capres Ganjar Pranowo telah resmi diadukan ke Bawaslu oleh seorang warga anggota Komunitas Masyarakat Peduli Demokrasi bernama Indra Wiyana.

Indra Wiyana mengatakan, capres Ganjar Pranowo telah melanggar aturan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasalnya capres Ganjar Pranowo berkunjung ke area CFD S0lo pada 24 Desember 2023.

Menurut Indra Wiyana, tanggal tersebut merupakan tanggal bebas politik, dan seharusnya tidak ada tokoh politik yang datang atau berkampanye di tempat umum.

Selanjutnya, Indra Wiyana juga mengatakan bahwa pihaknya telah menilai adanya penyerangan dari capres Ganjar Pranowo kepada capres Prabowo Subianto saat debat ketiga capres.

Indra Wiyana mengaku bahwa saat ini pihaknya telah resmi melayangkan laporan tersebut ke Bawaslu, dan laporan tersebut diatasnamakan oleh Advokat Pengawas Pemilu.

 

Sekjen PDIP Sebut Terdapat Kecurangan Dalam Pilpres 2024

Ibunda Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto Meninggal Dunia

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengumumkan bahwa terdapat beberapa kecurangan dalam proses Pemilu 2024 mendatang.

Kecurangan tersebut murni dirasakan dan diungkapkan oleh kedua pihak capres dan cawapres, yakni capres Ganjar Pranowo – cawapres Mahfud Md, dan capres Anies Baswedan – cawapres Muhaimin Iskandar.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan, saat ini koalisi Ganjar Pranowo – Mahfud Md telah bekerja sama untuk membangun komunikasi politik dengan koalisi Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar.

Hasto Kristiyanto mengaku bahwa kecurangan yang ada dalam Pilpres 2024 telah terstruktur dan tersusun secara rapi agar tidak diketahui oleh masyarakat.

Hasto Kristiyanto meminta dukungan dan doa kepada seluruh masyarakat agar pihak koalisi Ganjar Pranowo – Mahfud Md dan koalisi Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar mampu mengungkap kecurangan yang ada di Pilpres 2024.

Related posts