Video Ikan Raksasa Viral di Sosial Media

Berita Trend Indonesia – Baru-baru ini beredar sebuah video yang memperlihatkan sosok ikan yang berukuran tak wajar.

Video tersebut beredar di Tiktok dan Instagram, banyak warganet yang bertanya-tanya jenis ikan tersebut.

Video pertama kali diunggah oleh akun Tiktok yang bernama @nandunghambaallah.

Dalam video tersebut, terdapat seorang pria yang mengangkat badan ikan dan memperlihatkan ke kamera.

Pria tersebut mengaku ikan terasa berat, dan mempunyai panjang kurang lebih 2 meter.

Saat ini, video viral ikan tersebut ditonton oleh 7,4 juta pengguna, dan 295k jumlah suka.

Berikut video ikan raksasa viral di Tiktok :

@nandunghambaallah

Balas @putridwianggita0 jangan percaya ini editan 🤣🤣😁#fypシ゚viral #xyzbca #btsanjiing #medan #AsikBarengResso

♬ Dj Jang Ganggu Viral Tiktok – DJ Mbon Mbon

Dihujani komentar warganet

Banyak warganet yang berkomentar, dan bertanya-tanya kepada akun Tiktok tersebut.

Para warganet terkejut serta penasaran ikan jenis apa yang ada di kolam tersebut.

”Hati’ bang kakimu dimakan nanti,” tulis salah satu warganet.

“kaka itu lele jumbo bkn si kak??? Salah ya?” tulis akun yang bernama @j070619.

“Aligator kah bang” tulis akun yang bernama @nteeee_iaaa.

“Baru pertama kali lihat ikan segede gitu” tulis akun yang bernama @rafael21.

“keknya di goreng enak” tulis akun yang bernama @apaajaaaok.

 

Pendapat para peneliti

Haryono, selaku Ahli Peneliti Utama Bidang Ikan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Saat ini Haryono menjadi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Haryono mengatakan, ikan yang viral di Tiktok tersebut bernama ikan Arapaima gigas.

Ikan Arapaima gigas hidup di air tawar, ikan ini mempunyai habitat di perairan Sungai Amazon, Amerika Selatan.

“Masih kerabat ikan Arwana, yaitu famili Ostoeglossidae,” ujar Haryono.

 

Termasuk ikan predator

Haryono menyampaikan, ikan Arapaima gigas tersebut merupakan ikan jenis predator atau pemangsa jenis ikan lainnya.

Oleh karena itu, ikan Arapaima gigas harus di pisahkan dengan ikan-ikan lain, karena termasuk berbahaya untuk kelestarian ikan-ikan lainnya.

Ikan jenis predator ini mampu bertahan hidup hingga 10 tahunan, dan mampu bertumbuh panjang hingga 4,5 meter.

Berat ikan Arapaima bermacam-macam, tergantung cara ia makan dan genetiknya, ikan ini dapat mencapai berat maksimal hingga 230 kilogram.

Haryono menegaskan, walaupun ikan Arapaima termasuk jenis predator, namun ikan ini tidak akan memangsa atau menggigit manusia.

Haryono tidak menyarankan ikan Arapaima dimainkan atau dipelihara anak-anak, karena mengingat lagi ikan ini memiliki ukuran yang jumbo.

“Untuk anak-anak harus dijaga karena bisa berbahaya,” ujar Haryono.

 

Peraturan memelihara ikan Arapaima gigas

Di Negara Indonesia, ikan Arapaima gigas sudah diatur kedalam Permen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 94 Tahun 2016 tentang Jenis Invasif.

Dalam peraturan tersebut menjelaskan, spesies asli atau bukan mengkolonisasi suatu habitat secara massif sehingga dapat menimbulkan kerugian terhadap ekologi, sosial, dan ekonomi.

Disisi lain, dalam Permen KP Nomor 41 Tahun 2014 juga mengatur tentang larangan pemasukan jenis ikan berbahaya dari luar negeri ke dalam wilayah Indonesia.

Haryono menegaskan, sebenarnya ikan jenis predator tersebut tidak boleh dipelihara di Indonesia, karena sudah ada peraturan tersebut.

“Seharusnya tidak boleh dipelihara dan diperdagangkan lagi di wilayah RI jika mengacu pada aturan tersebut,” ujar Haryono.

Haryono juga mengatatakan, pemilik ikan Arapaima gigas tersebut seharusnya menyerahkan ikannya ke kantor karantina ikan atau dinas perikanan setempat.

Hal ini dilakukan guna kepentingan keamanan dan kelestarian ikan tersebut.

Related posts