KPK Menanggapi Mengenai Usulan Pembubaran KPK Yang Selalu Muncul Saat Sedang Menangani Kasus Besar

KPK Menanggapi Mengenai Usulan Pembubaran KPK Yang Selalu Muncul Saat Sedang Menangani Kasus Besar

Beritatrendindonesia.com – News, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah memberikan tanggapan mengenai usulan atas pembubaran KPK. Menurut Febri, usulan pembubaran tersebut selalu muncul disaat KPK sedang menanggani kasus yang besar.

“Upaya pelemahan KPK sampai sekarang ini terjadi berulang kali, baik melalui revisi UU KPK hingga pembubaran KPK. Terutama saat kami sedang menangani kasus besar,” ungkap Febri saat dikonfirmasi, Sabtu (9/9/2017).

Contohnya, usulan pembekuan KPK muncul saat KPK sedang menangani kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP). Kasus tersebut menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun dan melibatkan banyak pejabat negara.

Sementara itu, KPK juga sedang menangani kasus dugaan korupsi terhubung dengan penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) dalam Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Kasus tersebut merugikan negara sebesar Rp 3,7 triliun.

“Apakah ada pihak-pihak yang ingin kasus tersebut dihentikan? Jika memang ada, tentu yang paling diuntungkan adalah para koruptor,” ucap Febri.

Usulan mengenai rekomendasi Panitia Angket DPR terhadap KPK makin banyak dan terlihat untuk meniadakan komisi itu. Anggota Panitia Angket dari Fraksi PDI Perjuangan, Henry Yosodiningrat menyetujui pembekuan KPK sementara waktu.

Menurut Henry, dari hasil penyelidikan panitia angket, ada sejumlah hal di KPK yang harus diperbaiki, perbaikan ini membutuhkan waktu yang lama.

“Maka, jika perlu, untuk sementara KPK distop dulu. Kembalikan (wewenang memberantas korupsi) kepada kepolisian dan Kejaksaan Agung dulu,” ungkap Henry

Related posts