Kadidat Terkuat Untuk Menjadi CEO Baru Untuk Perusahaan Uber

Kadidat Terkuat Untuk Menjadi CEO Baru Untuk Perusahaan Uber

Beritatrendindonesia.com – News, Pencarian CEO atau bos baru untuk Uber kemungkinan segera selesai, dikarenakan saat ini, perusahaan telah menentukan kadidat terkuat untuk menjadi bos baru, yakni Jeff Immelt.

Jeff Immelt bukan orang yang baru di dalam dunia teknologi. Dirinya merupakan mantan CEO General Electris yang baru turun dari jabatannya pada tanggal 1 Agustus 2017 lalu. Kini dirinya menjabat sebagai ketua dewan perusahaan di General Electric.

Menutut 2 orang sumber yang tidak dikatakan namanya mengungkapkan, bahwa nama Jeff Immelt terlihat di dalam daftar kadidat CEO baru Uber sejak beberapa pekan yang lalu, sebagaimana yang dilansir BeritaTrendIndonesia dari TechCrunch, Minggu (20/8/2017).

Kabar terbaru menyebutkan bahwa sekarang ini anggota dewan perusahaan Uber sedang berbicara serius mengenai pengangkatan Jeff Immelt sebagai CEO baru.

Sebelumnya terjadi drama di dalam perusahaan Uber. Co-Founder sekaligus CEO Uber, Travis Kalanick sampai diminta untuk mengundurkan diri pada bulan Juni 2017 lalu.

Alasannya mengenai terjadinya investigasi kepolisian terhadap lingkungan kerja perusahaan dan gugatan hukum yang mengatakan Uber sebagai perusahaan seksis.

Setelah diturunkan dari posisinya sebagai CEO Uber, Travis Kalanick kemudian menduduki kursi anggota dewan perusahaan. Selain daripada itu, dia juga masih mempunyai kuasa menunjuk dua orang lain untuk menjadi anggota dewan.

Drama lainnya yang terjadi didalam perusahaan Uber, mengenai kuasa Travis Kalanick tersebut. Benchmark Capital, salah satu investor awal Uber, merasa keberatan dengan keberadaan Travis Kalanick sebagai anggota dewan dari perusahaan Uber.

Mereka menginginkan dirinya dikeluarkan dari posisi anggota dewan karena selama ini tidak berkata dengan jelas keberadaan masalah hukum serta etika perusahaan.

Dilihat dari sisi lainnya, sempat beredar isu-isu yang mengungkapkan bahwa Travis Kalanick ingin kembali menjabat sebagai CEO Uber. Namun isu-isu ini telah ditolak dan dinyatakan tidak akan terjadi.

Related posts