Heboh DPR Akan Undang Ketua PSSI Terkait Pemecatan Pelatih Timnas STY

Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, beberapa pekan yang lalu, Tim Nasional Sepak Bola Indonesia atau Garuda Muda telah berhasil berada dipuncak karirnya.

Sebagai informasi bahwa pada beberapa pekan yang lalu, Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 telah resmi menduduki peringkat keempat di Piala Asia U-23 2024.

Selanjutnya, pada beberapa hari yang lalu, Timnas Indonesia U-16 juga telah berhasil menduduki peringkat ketiga di Piala AFF U-16 2024.

Diketahui, pencapaian Timnas Indonesia tersebut sangat membanggakan dan memuaskan para pecinta sepak bola Tanah Air, pasalnya baru kali ini Timnas Indonesia berhasil memasuki lima besar.

Capaian karir Timnas Indonesia tersebut tidak luput dari arahan dan strategi dari sosok seorang pelatih profesional Shin Tae-Yong.

Namun, setelah berhasil dalam beberapa laga, saat ini Timnas Indonesia justru cenderung melemah dan Timnas Indonesia gagal dalam menduduki peringkat kedua di Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia 2026, Timnas Indonesia juga gagal dalam mendapatkan tiket Olimpiade Paris 2024, dan Timnas Indonesia juga gagal atau gugur dalam Laga Piala AFF 2024, padahal dalam laga Piala AFF tersebut Timna Indonesia dipertemukan oleh lawan yang seimbang.

Kegagalan berturut-turut dari Timnas Indonesia tersebut sangat membuat sedih hati para pecinta sepak bola Indonesia, dan beberapa para pecinta sepak bola Indonesia juga menyalahkan pelatih Shin Tae-Yong, karena pelatih menggunakan strategi yang berbeda-beda dalam setiap laga, dan pelatih juga tidak konsisten dalam menempatkan posisi pemain Timnas Indonesia.

Selang beberapa pekan setelah Timnas Indonesia gagal dalam berbagai kompetisi dunia, akhirnya Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir resmi memutus kontrak atau memecat pelatih Shin Tae-Yong pada periode mendatang, yakni pada periode 2025.

Pemecatan pelatih Shin Tae-Yong tersebut menuai banyak pro dan kontra dari sejumlah warganet dan para pecinta sepak bola Indonesia.

Bahkan, kabar tentang pemecatan pelatih profesional Timnas Indonesia Shin Tae-Yong juga menjadi trending topik di berbagai platform sosial media.

Banyak pihak yang kecewa terhadap keputusan Ketua PSSI Erick Thohir, dan mereka menilai bahwa keputusan Erick Thohir sangat tidak bijak dan tergesa-gesa.

Banyak pihak yang mengklaim bahwa keberhasilan dan prestasi Timnas Indonesia sampai sejauh ini tidak luput dari didikan dan ilmu dari pelatih profesional Shin Tae-Yong.

Menurut beberapa pihak dan pengamat sepak bola nasional, karir sebuah tim tidak bisa naik secara instan, dan semua harus melalui proses terlebih dahulu, bahkan ada yang namanya proses jatuh atau karir menurun.

Hal tersebut adalah hal yang wajar dalam dunia sepak bola, dan proses jatuh atau karir menurun tersebut harus dijadikan sebuah pelajaran dan evaluasi untuk melangkah maju dan lebih baik lagi.

Bukan malah melakukan pemecatan dan mengganti pelatih profesional Shin Tae-Yong dengan pelatih lain.

Banyak masyarakat dan para pecinta sepak bola Indonesia yang mendesak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) untuk mempertanyakan dengan jelas apa alasan Ketua PSSI Erick Thohir melakukan pemecatan kontrak terhadap pelatih profesional Shin Tae-Yong.

 

Penjelasan Ketua DPR Komisi X

Komisi X DPR minta pemerintah percepat pengesahan tiga pemain jadi WNI - ANTARA News

Komisi X DPR RI mengumumkan bahwa pihaknya akan mengundang Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir untuk memperjelas terkait pemecatan Shin Tae-Yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan, agenda tersebut akan digelar saat awal masa sidang usai reses DPR yang berakhir pada 20 Januari 2025.

Hetifah Sjaifudian menjelaskan, Ketua PSSI akan segera diundang dalam waktu dekat, dan Ketua PSSI akan dihimbau untuk melakukan klarifikasi terkait pemutusan kontrak pelatih STY.

Hetifah Sjaifudian juga menegaskan bahwa dirinya akan bertanya secara langsung kepada Ketua PSSI tentang apakah pelatih baru mampu membawa Timnas lebih baik lagi kedepannya? dan apakah ada jaminan bahwa pelatih baru dapat membawa Timnas lolos ke Piala Dunia 2026.

Disisi lain, Hetifah Sjaifudian juga mengaku bahwa saat ini dirinya berpihak kepada masyarakat yang mengeluhkan kecewa dan pesimis tentang pelatih baru Timnas.

 

Tanggapan STY

Nova Arianto dan Shin Tae-yong

Setelah resmi dipecat dan tidak lagi melatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong memberikan pesan terakhirnya untuk asisten pelatih dan para pemain sepak bola Indonesia.

Shin Tae-Yong mengatakan, terima kasih asisten pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto yang telah berjuang bersama-sama untuk membangun ilmu dan mental Timnas Indonesia.

Shin Tae-Yong meminta maaf karena dirinya tidak bisa mencapai akhir dari karir Timnas Indonesia, yakni Piala Dunia 2026.

Saat ini, Shin Tae-Yong percaya bahwa asisten pelatih dapat menjaga pemain lokal dan dirinya percaya bahwa Timnas Indonesia dapat tampil di Piala Dunia 2026.

Disisi lain, Shin Tae-Yong juga mengucapkan terima kasih dan maaf kepada seluruh pemain Timnas Indonesia.

Nova Arianto mengatakan, Kami merasa beruntung dengan kehadiran coach STY selama hampir 5 tahun di tim nasional. Tim nasional selama ini menjadi tanggung jawab kami untuk memperbaikinya

Nova Arianto mengaku bahwa semua ajaran dan ilmu yang telah diberikan coach STY akan diterapkan sampai titik penghabisan perjuangan Timnas Indonesia di tahap Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Disisi lain, Nova Arianto juga berharap agar coach STY selalu sukses dimanapun berada, dan coach STY harus selalu sehat dan panjang umur.

Related posts