Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, saat ini Mantan Presiden Republik Indonesia (RI) Ke-7 Joko Widodo (Jokowi) telah resmi menjadi masyarakat biasa dan belum bergabung kedalam kubu atau partai manapun.
Sebagai informasi bahwa dulu Mantan Presiden Joko Widodo dan keluarganya telah resmi bergabung kedalam Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Tetapi, karena adanya beberapa konflik politik yang berkaitan dengan Pemilihan Presiden 2024, akhirnya Mantan Presiden Joko Widodo dan keluarganya dikeluarkan dan sudah tidak dianggap menjadi anggota atau kader dari partai PDIP.
Diketahui, saat ini Manten Presiden Joko Widodo dan keluarganya telah dianggap seperti piala yang sangat berharga di mata para tokoh politik nasional.
Oleh karena itu, saat ini ada beberapa partai atau kubu yang memberikan tawaran secara langsung kepada Mantan Presiden Joko Widodo serta keluarganya untuk bergabung dengan pihak partai atau kubu tersebut.
Salah satu partai yang memberikan tawaran secara terbuka kepada Mantan Presiden Joko Widodo serta keluarganya adalah Partai Amanat Nasional (PAN).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio mengatakan, saat ini pihaknya telah membuka pintu yang selebar-lebarnya hingga 1.000 persen kepada Presiden RI Ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya untuk bergabung dengan Partai PAN.
Eko Hendro Purnomo menjelaskan, Mantan Presiden Joko Widodo dan keluarganya pasti mempunyai pengaruh dan dampak yang besar terhadap Partai PAN.
Menurut Eko Hendro Purnomo, Mantan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka adalah kesatuan yang sangat hebat, dan beliau-beliau mampu membangun negara dengan bijak dan benar.
Eko Hendro Purnomo mengaku bahwa Mantan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mempunyai rasa cinta yang sangat tinggi hingga 80 persen terhadap masyarakat Indonesia.
Eko Hendro Purnomo juga menjelaskan bahwa saat ini Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan sedang berupaya untuk membangun komunikasi dengan Mantan Presiden Joko Widodo terkait penawaran bergabung dengan PAN.
Disisi lain, Eko Hendro Purnomo juga mengaku bahwa pihaknya telah mengembalikan semua keputusan terhadap Mantan Presiden Joko Widodo, jika beliau mau bergabung pihaknya akan sangat menyambut dengan senang hati, dan jika beliau belum mau bergabung maka pihaknya juga akan masih mendukung dan sayang dengan beliau.
Sangar Berharap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4926354/original/015865200_1724422005-Jepretan_Layar_2024-08-23_pukul_21.03.10.jpg)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio mengatakan, saat ini pihaknya sangat berharap agar Mantan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dapat bergabung dengan PAN.
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa saat ini Mantan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sudah tidak lagi menjadi bagian dari partai berlambangkan banteng dengan moncong putih.
Oleh karena itu, saat ini pihak PAN mempunyai hak dan kewenangan penuh untuk memberikan tawaran langsung kepada Mantan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Prioritaskan Rakyat

Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno mengatakan, Mantan Presiden Joko Widodo adalah pribadi yang sangat hebat dan sangat memprioritaskan masyarakat diatas kepentingan pribadi.
Eddy Soeparno mengaku bahwa sudah sejak beberapa tahun yang lalu, pihak PAN selalu menganggap Mantan Presiden Joko Widodo sebagai keluarga besar PAN.
Eddy Soeparno menjelaskan, pihaknya ingin bekerjasama dengan Mantan Presiden Joko Widodo dalam membantu masyarakat memperjuangkan hak-hak rakyat yang telah direbut oleh para oknum koruptor yang sangat merugikan negara.
Sebagai informasi bahwa sampai saat ini Mantan Presiden Joko Widodo belum mengumumkan tentang minatnya untuk bergabung dengan partai atau kubu manapun.
