Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, saat ini masih banyak tikus-tikus kantor di lingkungan pemerintahan maupun swasta.
Sebagai informasi bahwa tikus-tikus kantor dapat diartikan sebagai orang atau pihak yang melakukan korupsi atau mencuri uang yang bukan haknya.
Korupsi dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya yaitu dengan melakukan budaya mark up.
Diketahui, mark up merupakan praktik memanipulasi harga atau biaya suatu barang atau layanan secara sengaja untuk memperoleh keuntungan yang tidak sah.
Markup sering kali terjadi ketika seorang pejabat atau individu yang terlibat dalam korupsi menggunakan posisi atau kekuasaannya untuk mempengaruhi proses pengadaan atau pembelian.
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan, budaya korupsi atau pemborosan masih menjadi momok di lingkungan pemerintahan Indonesia.
Prabowo Subianto menegaskan bahwa budaya korupsi sangat merugikan negara dan masyarakat.
“Masih banyak budaya tidak baik, budaya pemborosan, kebocoran, korupsi, budaya macem-macem, setiap pemimpin Indonesia akan menghadapi tantangan ini dan harus kita atasi sebaik-baiknya,” ujar Prabowo Subianto.
Prabowo Subianto juga mengaku bahwa Presiden Joko Widodo telah mengumummkan kepada para pihak berwajib untuk selalu memantau dan menindak tegas bagi siapa yang melakukan korupsi di lingkungan pemerintah.
“Jokowi tak ragu bertindak, dan saya pun tidak ragu bertindak, budaya mark up yang kelewatan luar biasa, budaya bohong dan menipu harus kita hilangkan dari industri pertahanan kita,” ujar Prabowo Subianto.
Indonesia Bangkit

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan, negara Indonesia merupakan negara yang cepat pulih dan bangkit dari adanya pandemi Covid-19 dan invasi Rusia kepada Ukraina.
Prabowo Subianto mengatakan bahwa kita sebagai warga negara Indonesia harus beryukur karena masih banyak negara yang belum pulih dan bahkan krisis ekonomi akibat adanya pandemi Covid-19 dan invasi Rusia kepada Ukraina.
“Kita bersyukur di saat krisis dunia, krisis akibat covid, perang Ukraina yang dasyat, harga barang penting naik, harga energi naik, harga pupuk naik, harga pangan naik, kita bersyukur di Indonesia inflasi kita salah satu paling rendah di dunia,” tutup Prabowo Subianto.
