Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, saat ini pemerintah terus berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan roda perekonomian dan menyejahterakan seluruh masyarakat Indonesia.
Sebagai informasi bahwa saat ini negara Indonesia juga telah mempunyai cita-cita untuk menjadi Negara Maju Indonesia Emas 2045.
Diketahui, terdapat beberapa syarat dan kriteria yang harus dipenuhi oleh negara Indonesia jika ingin berubah menjadi negara maju, syarat dan kriteria tersebut meliputi pendapatan per kapita yang tinggi, tingkat kesehatan yang baik, tingkat kemiskinan dan kelaparan rendah, infrastruktur modern dan maju, tingkat inovasi teknologi yang tinggi dan terbarukan, stabilitas ekonomi serta politik terjaga dengan baik, tingkat hutang rendah, dan mempunyai kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Untuk dapat meraih cita-cita sebagai negara maju Indonesia Emas 2045, Presiden Prabowo Subianto dan Para Menteri Kabinet Merah Putih telah menggelar sejumlah program prioritas atau program unggulan.
Program prioritas yang telah digelar oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemeriksaan Kesehatan Gratis atau Medical Check Up (MCU), Program Penuntasan TBC, Pembangunan Rumah Sakit Unggul Berstandar Internasional, Membangun Sekolah Dengan Kualitas Unggul, dan Meningkatkan Ketahanan Pangan Atau Swasembada pangan.
Banyak masyarakat yang mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, karena program unggulan sangat bermanfaat dan membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu atau menengah kebawah.
Salah satu program yang sangat berdampak positif ialah makan bergizi gratis, dengan adanya program ini banyak anak yang terpenuhi kebutuhan gizinya, dan program ini dapat membantu meringankan beban orang tua dalam memberikan gizi terhadap anaknya.
Banyak masyarakat yang bangga dengan prestasi dan capaian kinerja dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pasalnya baru satu tahun menjabat, keduanya dapat mengeluarkan kebijakan serta gebrakan hebat yang dapat meningkatkan perekonomian dan menyejahterakan masyarakat Indonesia.
Baru-baru ini, Lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mengumumkan bahwa terdapat 5 sektor ekonomi yang meningkat dengan pesat pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengatakan, setelah melakukan penelitian dalam satu tahun jabatan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, maka pihaknya menemukan hasil bahwa terdapat 5 rapor biru dan 1 rapor merah.
Denny JA menjelaskan, 5 rapor biru tersebut adalah sektor yang berbeda-beda, yakni meliputi sektor sosial, budaya, keamanan nasional, hukum nasional, politik nasional, dan hubungan internasional. Sedangkan, 1 rapor merah tersebut adalah sektor ekonomi nasional.
Berikut merupakan rincian poin dari sejumlah sektor yang diteliti oleh pihak LSI, sektor hubungan internasional mendapatkan 63,5 poin, sektor sosial budaya mendapatkan 61 poin, sektor keamanan nasional mendapatkan 48,5 poin, sektor politik nasional mendapatkan 9,4 poin, sektor hukum nasional mendapatkan 8,3 poin, dan sektor ekonomi nasional mendapatkan -13,8 poin.
Denny JA mengaku bahwa dalam melakukan penelitiannya, pihak LSI menggunakan metodologi multi-stage dengan teknik pengambilan sampel random sampling terhadap 1.200 responden, yang dilakukan secara bertahap pada 10-19 Oktober 2025.
Sektor Ekonomi Stabil
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5386014/original/097769300_1760951252-WhatsApp_Image_2025-10-20_at_15.47.37__1_.jpeg)
Meskipun mendapatkan poin negatif dari LSI, tetapi pada realitanya, sektor ekonomi nasional justru mengalami peningkatan yang cukup signifikan, bahkan ditengah adanya ketidakpastian global, ekonomi Indonesia justru cenderung stabil serta mendapatkan apresiasi oleh sejumlah negara di dunia.
Dalam kurun waktu satu tahun, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga telah berhasil dalam menumbuhkan perekonomian makro dalam sektor keuangan yang sehat, investasi yang tumbuh, kualitas kesejahteraan sosial membaik, kerja sama internasional semakin ditingkatkan, dan regulasi serta reformasi terus ditingkatkan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pada saat terjadi ketidakpastian dalam geopolitik maupun geoperekonomian global, Managing Director IMF dalam outlooknya justru meningkatkan outlook terhadap Indonesia, baik di tahun 2025 maupun 2026 dinaikkan dari 4,8 menjadi 4,9%. Bahkan Managing Director Kristalina menyebutkan bahwa Indonesia adalah bright spot atau Indonesia terang di tengah perlambatan ekonomi dunia, dan ini berkat reformasi kelembagaan dan kebijakan fiskal yang disiplin.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan, dirinya sangat optimis bahwa negara Indonesia dapat meningkatkan roda perekonomian hingga mencapai 8 persen dari periode sebelumnya.
Presiden Prabowo Subianto juga mengaku bahwa sumbangan terbesar pemimpin dalam dunia politik ialah dapat menciptakan suasana ketenangan dengan iklim positif, salah satunya yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi minimal 8 persen.
