Berita Trend Indonesia – Seperti yang kita tahu, dalam beberapa pekan kedepan, kita akan merayakan hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah atau Lebaran 2025.
Sebagai informasi bahwa hari raya Idul Fitri atau Lebaran merupakan hari yang dinanti-nantikan oleh setiap orang di Indonesia, khususnya bagi yang beragama muslim.
Pasalnya, pada hari raya Idul Fitri atau Lebaran tersebut pasti banyak umat muslim yang diliburkan oleh perusahaan atau tempat kerjanya.
Hari libur yang diberikan oleh perusahaan, biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melakukan mudik atau pulang ke kampung halamannya.
Diketahui, sepekan menjelang lebaran pasti banyak daerah atau jalan yang mengalami kepadatan atau kemacetan, karena banyaknya orang yang melakukan mudik.
Mudik dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu dengan menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan kendaraan umum yang telah disediakan pemerintah maupun swasta.
Diketahui, saat ini pemerintah telah mempersiapkan beberapa langkah untuk menghadapi padatnya arus lalu lintas saat momen mudik lebaran 2025.
Beberapa langkah yang telah dipersiapkan tersebut ialah dengan memberikan tiket mudik gratis bagi para karyawan atau masyarakat yang kurang mampu.
Pemerintah telah mempersiapkan beberapa akomodasi seperti bus, travel, dan kapal laut yang siap digunakan untuk para calon pemudik gratis.
Selain memberikan tiket gratis, pemerintah juga akan melakukan kebijakan pembebasan tarif jalan tol di beberapa daerah, khususnya daerah yang rawan kepadatan transportasi lalu lintas.
Bukan hanya memastikan kelancaran transportasi lalu lintas saja, tetapi saat ini pemerintah juga akan memastikan bahwa pasokan bahan baku atau bahan pangan selalu tercukupi pada momen Idul Fitri 2025.
Biasanya para masyarakat merayakan Idul Fitri dengan memasak bersama keluarga besar mereka, dan menu masakan yang diolah tersebut adalah Lontong Opor, karena Idul Fitri selalu identik dengan Lontong dan Ketupat.
Oleh karena itu, saat ini Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akan melakukan penelitian langsung ke lapangan dan memastikan bahwa pasokan energi seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas Elpiji selalu tercukupi, dan tidak ada lonjakan harga yang signifikan pada saat momen Lebaran 2025.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan, pada hari ini dirinya telah melakukan kunjungan kerja untuk pemantauan langsung ketersediaan energi di daerah Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan pada kunjungannya tersebut Bahlil juga didampingi oleh beberapa pihak, seperti pemimpin daerah, BPH Migas, Dirjen Migas, Pertamina, dan PLN.
Bahlil Lahadalia mengaku bahwa hasil kunjungan hari ini sangat memuaskan, dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Banjarmasin masih sangat amat banyak dan tercukupi.
Kunjungan tersebut bukan semata-mata untuk memantau ketersediaan stok saja, tetapi Bahlil Lahadalia dan timnya juga melakukan pengecekan terhadap kualitas BBM seperti RON 90, RON 92, dan RON 98.
Setelah melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan kualitas BBM, akhirnya Bahlil Lahadalia dan tim juga meneruskan perjalanannya ke pabrik atau depo-depo Gas Elpiji, dan hasilnya juga sangat memuaskan, Gas Elpiji masih mempunyai ketersediaan stok yang melimpah dan harga masih sesuai dengan rata-rata Harga Eceran Tertinggi (HET).
Keamanan Dari Kapolri
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, puncak arus mudik Lebaran 2025 akan terjadi pada tanggal 28-30 Maret, dan arus mudik akan terjadi pada tanggal 5-7 April.
Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, saat ini dirinya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk kelancaran lalu lintas pada momen Lebaran 2025, beberapa pihak tersebut meliputi TNI, Basarnas, BMKG, Kementerian Perhubungan, Pramuka, dan Organisasi Masyarakat.
Listyo Sigit Prabowo mengaku bahwa dirinya akan menerjunkan sebanyak 164 ribu personel anggota untuk menggelar Operasi Ketupat pada momen mudik Lebaran 2025.
Operasi Ketupat tersebut akan digelar di sejumlah daerah rawan kemacetan dan rawan perbuatan kriminal.
Listyo Sigit Prabowo menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban lalu lintas pada saat melakukan mudik, dan bagi masyarakat yang memerlukan bantuan atau informasi, maka datanglah dan mampir ke posko siaga yang telah disiapkan oleh pihak Kepolisian.
Diketahui, saat ini pihak Kepolisian telah mempersiapkan total 2.835 posko siaga mudik, dan posko tersebut terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan informasi dan bantuan, dan 309 pos terpadu.
Disisi lain, Listyo Sigit Prabowo juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah mempersiapkan sistem pelayanan informasi dan bantuan Polisi secara online, jadi bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan Polisi, maka silahkan menghubungi nomor 115, dan dalam waktu singkat aparat akan langsung mendatangi lokasi.
