Pihak Novanto Menyerahkan Surat Kesanggupan Membayar Utang Dan Denda Dengan Cicilan

Beritatrendindonesia.com – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, terpidana kasus korupsi KTP elektonik Setya Novanto akan melunasi uang pengganti sebesar Rp 7,3 juta dollar AS dikurangi dengan uang titipan Rp 5 Miliar melalui cicilan.

“Uang pengganti SN masih belum lunas sampai dengan sekarang ini. Namun yang terkait sudah mengatakan kesanggupan untuk membayarnya dengan cara mencicil” ucap Febri dalam keterangan tertulis, Kamis (24/5/2018).

Febri mengungkapkan, KPK menghargai niat dari Novanto untuk mengembalikan semua aset negara. Internal KPK sekarang ini masih mendiskusikan lebih lanjut terhubung dengan bagaimana mekanisme cicilan ini akan dilakukan.

Namun, ucap Febri, pihak Novanto sudah menyerahkan surat kesanggupan membayar uang pengganti itu.

“Pengganti masih belum dilakukan, selain dari uang titipan Rp 5 miliar sebelumnya. Namun, pihak SN sudah menyerahkan surat kesanggupan untuk membayar,” ucap Febri dalam keterangan tertulisnya.

Sebelumnya Febri mengungkapkan, Novanto masih belum membayar sisa uang pengganti 7,3 juta dollar AS dikurangi dengan uang titipan Rp 5 miliar.

Novanto terbukti melakukan korupsi proyek e-KTP tahun anggaran 2011-2013. Mantan Ketua DPR ini jatuhi hukuman selama 15 tahun penjara serta harus membayar denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Ia juga harus mmebayar uang pengganti sebesar 7,3 juta dollar AS dikurangi dengan Rp 5 miliar yang sudah dititipkan pada penyidik.

Jika dilihat dari kurs rupiah tahun 2010, totalnya sekitar Rp 66 miliar.

Apabila tidak dibayar maka semua harta benda akan disita dan dilelang.

Related posts