Meskipun Di Ancam Oleh Korut, AS Dan Korsel Tetap Melaksanakan Latihan Perang Bersama

Meskipun Di Ancam Oleh Korut, AS Dan Korsel Tetap Melaksanakan Latihan Perang Bersama

Beritatrendindonesia.com – News, Korea Selatan dan Amerika Serikat mulai melakukan latihan perang tahunan mereka pada Senin (21/08/2017) ucap pasukan AS di Seoul.

Latihan itu dilakukan meskipun Pyongyang telah memberikan sebuah peringatan keras dengan menegaskan, latihan militer Korsel-AS itu ibarat “menyiramkan bensin ke dalam kobaran api”.

Seperti yang dilaporkan dari kantor berita perancis, AFP, terdapat puluhan ribu tentara yang mengambil bagian dalam latihan militer gabungan bersandi “Ulchi Freedom Guardian”, yang akan dilaksanakan selama dua pekan di wilayah Korsel.

Seoul dan Washington mengatakan latihan tersebut sebagai usaha pertahanan diri. Tetapi, Pyongyang menanggapinya sebagai sebuah tindakan provokatif dalam usaha menginvansi Korut.

Latihan terjadi setelah situasi di Semenanjung Korea sedang memanas, tidak lama setelah Pyongyang menguji dua rudal balistik antarbenua pada bulan Juni lalu, yang dikatakan bisa menjangkau seluruh AS.

Peluncuran dua rudal Korut itu mendapatkan respon keras dari Presiden AS Donald Trump yang mengatakan Pyongyang bermain api, yang artinya akan terjadi hujan “api dan kemarahan” di Korut.

Pada pertengahan Agustus ini, Pyongyang mengancam, akan menembakkan empat peluru kendali ke dekat wilayah Guam, dimana tempat itu merupakan tempat pangkalan militer AS berada.

Media pemerintahan Korut mengungkapkan, roket Hwasong-12 akan melewati Jepang, sebelum mendarat di laut sekitar 30 kilometer dari Guam.

Hal tersebut akan terjadi apabila Pemimpin Korut Kim Jong Un sudah memberikan izin atau “lampu hijau”. Tetapi, kemudian dibatalkan oleh pemimpin muda Korut itu.

Ancaman mengenai respons kekuatan militer yang sangat dahsyat terhadap Korut, yang di ucapkan Trump mendapatkan kecaman keras dari Pyongyang yang mencap Trump tidak mempunyai akal sehat.

Related posts