KPU akan bertindak tegas pemilih Pilkada yang tak punya e-KTP dan Suket

Beritatrendindonesia.com – Komosioner Pemilihan Umum ( KPU ) Ilham Saputra mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk segera menerbitkan surat keterangan (suket) sebagai pengganti kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dalam pilkada 2018.

Kali ini KPU akan mencoret nama pemilih yang tidak memiliki e-KTP atau suket sebagai pengganti e-KTP yang merupakan syarat wajib bagi pemilih. Begitu juga terhadap para pemilih yang tidak masuk ke dalam basis data kependudukan.

“Ilham menjelaskan,KPU terus melakukan komunikasi dengan pihak berwenang mengenai persoalan suket agar kedepannya tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya dalam pilkada serentak nanti,ungkapnya”.

“Ya ini kan kami terus berkomunikasi dengan pihak Dirjen Dukcapil.Kami terus menerus komunikasi dengan Komisi II juga. Bagaimana bentuk suket sudah disepakati dan nanti harus segera dikeluarkan,tuturnya”.

Viryan mengingatkan bahwa suket yang dapat digunakan untuk memilih nantinya merupakan suket perorangan, bukan suket kolektif. Karena suket kolektif hanya bisa digunakan sebatas memasukkan nama pemilih tersebut dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Namun suket yang ada di sejumlah daerah saat ini masih merupakan suket kolektif.Karena itu Viryan mendorong agar suket perorangan dapat segera diterbitkan kepada pemilih yang belum mendapatkan KTP elektronik.

Sejumlah daerah harus segera mengikuti penerbitan suket by name untuk pemilih tersebut menggunakan hak pilihnya ditanggal 27 Juni,ujar Viryan. Sebab kan tidak ada istilah suket kolektif itu dalam administrasi kependudukan.Kalau tidak punya suket perorang tidak bisa memilih,”sambungnya.

Related posts