KPK Tidak Khawatir Saksi Tewas, Dikarenakan Telah Memiliki Bukti Kasus e-KTP

KPK Tidak Khawatir Saksi Tewas, Dikarenakan Telah Memiliki Bukti Kasus e-KTP

Beritatrendindonesia.com – News, Kpk mengatakan tidak khawatir dengan meninggalnya saksi dari kunci e-KTP, Johannes Marliem. Hal tersebut dikarenakan bukti-bukti yang dibutuhkan sudah dikumpulkan.

“Dalam proses penyidikan (kasus e-KTP), KPK pastinya tidak bergantung pada satu saksi. Pada kasus ini kami telah mempunyai bukti permulaan yang cukup ketika meningkatkan tersangka ke penyidikan,” ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dikonfirmasi, Sabtu (12/8/2017).

Untuk itu KPK tidak mempermasalahkan kebutuhan pengambilan BAP ulang saksi tersebut. Selain daripada itu, bukti yang ada tidak hanya di dapatkan dari keterangan saksi, melainkan ada dokumen maupun barang bukti yang didapat ketika penggeledahan.

“Pastinya akan semakin kuat ketika sejumlah saksi diperiksa dan adanya penggeledahan, serta penyitaan bukti-bukti,” ucap Febri.

Namun, KPK pastinya harus mengonfirmasikan kausal kematian Johannes Marliem. Sampai dengan saat ini informasi tersebut masih dihimpun.

“Kita tunggu saja informasi resmi dan otoritas setempat (di AS) terlebih dahulu. Dikarenakan kewenangan berada disana, baik dari aspek lokasi kejadian maupun kewarganegaraan,” ungkap Febri.

Sebelumnya telah diberitakan, Kementerian Luar Negeri sudah memastikan kematian dari Johannes. Namun penyebab dari kematian tersebut, Kemenlu masih menunggu informasi dari otoritas AS.

“Johannes Marliem ditemukan tewas sekitar pukul 02.00 dini hari tanggal 10 Agustus 2017 di Los Angeles,” ungkap Juru Bicara Kemenlu, Arrmanatha Nasir.

Related posts