Jokowi Dianggap Hanya Berbicara Namun Tidak Melakukan Tindakan Apapun Untuk Memperkuat KPK

Jokowi Dianggap Hanya Berbicara Namun Tidak Melakukan Tindakan Apapun Untuk Memperkuat KPK

Beritatrendindonesia.com – News, Presiden Joko Widodo diminta untuk lebih tegas terhubung dengan komitmen untuk memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Peneliti Senior Para Syndicate, Toto Sugiarto menilai, pernyataan yang disampaikan Jokowi tidak akan membiarkan pelemahan pada KPK, hanya perlu diperkuat dengan tindakan.

Toto memperkirakan, kepercayaan publik terhadap komitmen dari pemerintah dalam pemberantasan korupsi dapat menjadi turun.

Hal tersebut didasari dengan adanya beberapa serangan terhadap KPK yang datang dari pembantu presiden sendiri.

Contohnya, Jaksa Agung M Prasetyo yang menginginkan fungsi penuntutan kasus korupsi dikembalikan kepada Kejaksaan.

Dengan kata lain, Jaksa Agung menginginkan tidak ada lagi penuntutan di KPK.

Setelah Prasetyo menyampaikan pernyataannya, presiden masih belum memberikan tanggapan mengenai hal itu. Toto mengatakan bahwa hal itu memperlihatkan Presiden tidak melakukan apa-apa.

Dirinya juga menambahkan, Presiden harus mengingat para bawahannya, antara lain Jaksa Agung dan Kapolri.

Setidaknya agar dua pimpinan institusi penegak hukum itu tidak ikut-ikutan memberikan tanggapan ataupun komentar yang bernada pelemahan terhadap KPK.

Jokowi sebelumnya mengungkapkan, sebagai lembaga yang diberikan amanat undang-undang untuk memberantas korupsi, peran KPK harus terus diperkuat.

Jokowi menambahkan, Apalagi dalam menjalankan tugas dan wewenangnya. KPK harus bersifat independen dan bebas dari kekuasaan manapun. Sehingga, tidak heran apabila lembaga antirasuah itu mendapatkan kepercayaan penuh dari masyarakat.

Akan tetapi, Jokowi tidak menjelaskan usaha apa yang akan dilakukan untuk memperkuat, di tengah adanya dugaan usaha memperlemah KPK melalui Pansus Angket KPK di DPR.

Jokowi hanya mengungkapkan bahwa korupsi adalah kejahatan yang luar biasa sehingga harus diberantas.

Related posts