Gerindra : Tawaran Dari Jokowi Untuk Menjadi Cawapres, Langsung Di Tolak!

Beritatrendindonesia.com – Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade membenarkan bahwa Presiden Joko Widodo sebelumnya pernah memberikan tawaran kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju sebagai cawapres pada Pemilihan Presiden 2019.

Andre mengatakan pengakuan yang disampaikan oleh Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Diwaktu yang berbeda, Romy mengatakan hal yang sama.

Tetapi, Andre mengatakan bahwa Prabowo langsung menolak tawaran itu. Ia membantah pernyataan Romy yang mengatakan bahwa Prabowo menerima tawaran itu dengan sikap positif.

Ia mengungkapkan, Prabowo akan maju sebagai capres bukan untuk memenuhi keinginan pribadi. Namun, ucap dia, Prabowo ingin mengubah kondisi Indonesia yang dikatakan rakyatnya hidup semakin sulit.

Andre juga membantah Prabowo pernah mengirimkan utusannya ke Istana untuk bertanya apakah posisi cawapres masih berlaku.

Romi mengatakan bahwa, Jokowi sebelumnya sempat menanyakan posisi Prabowo jika menjadi cawapres pada Pilpes 2019.

Romi mengaku akan menyambut baik ide Jokowi itu. Romi mengatakan bahwa Prabowo juga memberikan apresiasi terhadap tawaran Jokowi.

Romi mengatakan, Prabowo merasa terhormat karena diberikan tawaran untuk menjadi cawapres dari Jokowi.

Ia menambahkan bahwa, dua minggu lalu, Prabowo ada mengirim utusannya ke Jokowi untuk menanyakan tawaran itu.

Akan tetapi, Romi mengatakan, Jokowi masih belum menjawab dikarenakan masih harus mendengarkan masukan dari semua ketua umum parpol yang sebagiannya masih tidak berada di indonesia atau masih sibuk dengan urusan lainnya.

Related posts