DMI ” Jangan Ada Kotbah Politik Di Masjid “

DMI-Jangan-Ada-Kotbah-Politik-Di-Masjid.

Beritatrendindonesia.com – News Saat ini Indonesia sedang memasuki masa masa kampanye untuk Pemilihan Umum yang akan diadakan tahun depan. Masa kampanye dimulai dari 23 September 2018 dan akan berakhir pada tanggal 13 April 2019 mendatang.

Dewan Masjid Indonesia ( DMI ) memberikan imbauan untuk para khotib shalat Jumat agar tidak memasukan konten yang berisi kampanye tentang pemilihan Presiden dalam khotbah di Masjid, kendati dari pihak DMI tidak ada melarang tema poilitik sebagai tema dalam khotbah Jumat.

Namun tema yang dibolehkan adalah tema yang sifatnya keumatan, ataupun yang bersifat keumatan Islam secara umum.

Dan dimaksud yang tidak boleh yakni tema yang menguntungkan kelompok tertentu atau sifatnya melakukan kampanye untuk pasangan Capres – Cawapres tertentu, ujar Sekjen DMI Iman Addaruqutni di Surabaya, Sabtu 20 Oktober 2018.

DMI sendiri memang tidak memiliki kewenangan untuk mengatur Khotib Shalat Jumat, namun saat ini DMI bekerja sama dengan Kementerian Agama dan Ormas Islam untuk menyampaikan imbauan larangan melakukan kampanye di tempat ibadah.

” Saat ini adalah masa kampanye Pilpres, saya sampaikan jangan ada kampanye di Masjid, dikarenakan Masjid adalah rumah ibadah, tidak semestinya untuk kepentingan politik tertentu, apabila untuk kepentingan umat tidak ada masalah ” ujar Iman Addaruqutni selaku Dewan Masjid Indonesia.

Pemilihan Presiden Indonesia untuk tahun 2019 mendatang ada 2 pasangan yang akan berkompetisi memperebutkan posisi Presiden dan Wakil Presiden.

Nomor urut satu ( 1 ) ada pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin yang di usung 9 koalisi partai yakni PDI P, PKB, GOLKAR, PERINDO, NASDEM, HANURA, PKPI, PSI, dan PPP.

Untuk nomor urut 2 ada pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang diusung Partai DEMOKRAT, GERINDRA, PAN dan PKS.

Related posts