Dirjen Imigrasi Mengatakan Apabila Paspor Tidak Dikembalikan, Maka First Travel Dapat Dipidanakan

Dirjen Imigrasi Mengatakan Apabila Paspor Tidak Dikembalikan, Maka First Travel Dapat Dipidanakan

Beritatrendindonesia.com – News, Tidak sedikit paspor jemaah umrah yang telah diberikan ke First Travel, namun masih belum dikembalikan oleh pihak manajemen travel.

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Ronny F Sompie pun mengingatkan bahwa paspor yang belum dikembalikan tersebut dilakukan First Travel dapat dipidanakan.

“Paspor tersebut milik dari setiap orang yang diberikan. Saat jemaah kesulitan mendapatkan kembali karena ditahan. Berarti itu ada kasus pidana penggelapan,” ucap Ronny di Jakarta, Kamis (17/8/2017).

Apabila benar begitu, Ronny pun meminta para jemaah korban First Travel segera melaporkan kejadian ini ke pihak Kepolisian agar dapat diproseskan secepatnya.

“Laporkan saja ke pihak Polisi, agar Kepolisian segera bertindak. Kecuali mereka melakukan kegiatan dengan keimigrasian. Ini pidana penggelapan paspor yang dilakukan oleh sebuah agen perjalanan,” ucap mantan Kapolda Bali tersebut.

Seperti yang telah diketahui, Direktur Utama First Travel Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari, yang juga merupakan direktur di perusahaan tersebut ditangkap polisi di kompleks perkantoran Kementerian Agama pada Rabu (9/8/2017).

Sementara itu, keduanya ditangkap sebab diduga telah menipu calon jemaah yang ingin melaksanakan umrah. Sebelum menetapkan tersangka, penyidik telah memeriksa beberapa saksi dan ahli.

Sekarang kantor pusat First Travel pun juga disegel dan ditutup oleh aparat Kepolisian. Bahkan, Kementerian Agama juga mencabut izin penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah First Travel yang berlaku sejak 1 Agustus 2017.

Related posts