Dikarenakan Melakukan Perlawanan Saat Akan Dicabuli, Bocah India Ini Dibunuh Di Toilet Sekolah

Dikarenakan Melakukan Perlawanan Saat Akan Dicabuli, Bocah India Ini Dibunuh Di Toilet Sekolah

Beritatrendindonesia.com – News, Kasus pembunuhan terhadap seorang bocah di sekolah India telah memicu kemarahan seluruh orang tua murid. Bocah yang berusia 7 tahun ini dibunuh karena melakukan perlawanan saat akan dicabuli oleh sopir bus sekolah.

Seluruh orang tua murid menyerbu Tyan International School di Gurgaon pada Jumat (8/9) lalu, setelah jenazah bocah laki-laki bernama Pradyuman Thakur itu ditemukan di dalam toilet sekolah dengan kondisi sudah meninggal.

Kepolisian setempat mengungkapkan, bocah tersebut diserang dengan menggunakan pisau setelah melakukan perlawanan saat akan dicabuli di dalam toilet sekolah. Seorang sopir bus sekolah tersebut sudah ditangkap karena melakukan pembunuhan keji ini.

“Pelaku telah mengakui kejahatannya saat di interogasi,” ucap Deputi Komisioner Kepolisian Gurgaon, Simardeep Singh

Singh mengungkapkan bahwa setelah bocah tersebut itu melakukan perlawanan, pelaku memutuskan untuk membunuh bocah itu untuk menutupi semua perlakuannya.

Identitas yang tidak diberitahukan ke publik, akan tetapi polisi mengatakan bahwa pelaku sudah dipekerjakan oleh pihak sekolah sebagai sopir bus sekolah selama 8 bulan terakhir ini.

Dampak dari kejadian ini, para orang tua muris dari nyaris 1.000 murid datang ke sekolah internasional itu pada Sabtu (9/9). Mereka mendatangi sekolah untuk meminta pengelola sekolah ditangkap terhubung dengan kejadian ini. Ratusan polisi lengkap dengan perlengkapan antihuru-hara diturunkan untuk menjaga gedung sekolah tersebut.

Sehari sebelumnya, pada Jumat (8/9), sempat terjadi aksi kekerasan didalam sekolah tersebut dengan kursi dan lemari yang ada di dalam ruangan kelas dirusak oleh orang tua murid yang sedang marah atas kejadian pembunuhan itu.

Dari pihak pengelola sekolah telah menonaktifkan kepala sekolah internasional itu dan berjanji akan bekerja sama dalam penyelidikan kepolisian. Otoritas setempat mengungkapkan, pihaknya telah melakukan penyelidikan keamanan di sekolah ini dan bagaimana kasus ini dapat terjadi.

Related posts