Asal Mula Sejarah Hari Buruh Internasional ( May Day )

Beritatrendindonesia.com – News Setiap tahun pada tanggal 1 Mei diperingati sebagai hari buruh internasional atau may day. Di Indonesia peringatan hari buruh pernah dilarang di era kepimpinan zaman presiden Soeharto. Hari buruh kembali menjadi hari libur nasional saat Presiden SBY ( Susilo Bambang Yudhoyono ) menetapkannya tahun 2014 silam.

Awal mula tanggal 1 Mei diperingati sebagai hari buruh?

May Day sendiri punya sejarah yang panjang. Lahir dari berbagai perjuangan kelas pekerja setelah revolusi indutri. Para buruh yang dipaksa untuk bekerja hingga 16 jam sehari. Dibeberapa tempat ada yang dipaksa bekerja hingga 19 jam sehari di pabrik – pabrik.

Pada tanggal 1 Mei 1886, sejumlah Serikat Pekerja di Amerika Selatan melakukan demo besar – besaran untuk menuntut diberlakukannya 8 jam kerja setiap hari serta kenaikan upah yang layak. Aksi ini juga terjadi di seluruh penghujung negeri. Tak tanggung” aksi mogok itu diikuti oleh 100.000 lebih orang buruh mogok massal tersebut.

Aksi ini pun berlangsung selama berhari – hari. Tanggal 4 Mei malam di alun – alun Haymarket di Chicago sejumlah aktivis masih melakukan orasi bergantian. Awalnya ada 3000 orang tetapi seiring hujan deras hanya tinggal ratusan buruh yang bertahan.

Lokasi itu pun dijaga sekitar 180 polisi di tempat para buruh berkumpul. Suasana kian memanas. Para aktivis berusaha menjelaskan kalau mereka mau menjalankan aksi damai tetapi polisi bersikeras membubarkan mereka.

“Atas nama hukum saya meminta kalian membubarkan diri,”kata Inspektur Polisi John Bonfield sambil menunjuk massa.

Kemudian sebuah bom tiba – tiba meledak di dekat barisan polisi yang membuat 67 aparat terluka , 7 polisi tewas dalam serangan itu. Petugas yang berjaga mulai menembaki para demonstran. Melukai 200 orang dan menewaskan beberapa orang.

Bom tersebut kemudian diketahu merupakan bom rakitan yang dibuat dari dynamite dan diisi dengan kepingan logam tajam. Begitu meledak, potongan logam langsung berterbangan membunuh beberapa orang polisi. Hal ini juga dibalas oleh aparat kepolisian dengan tembakkan ke arah massa.

Kemudian tercatat 4 orang tewas yang merupakan para buruh dan kurang dari 100 orang ditahan. Tak diketahui jelas siapa yang melemparkan granat ke arah polisi. Peristiwa di Chicago itu kemudian dikenal dengan nama Insiden Haymarket atau Kerusuhan Haymarket.

Konferensi Internasional Sosialis tahun 1889 kemudian menetapkan demonstrasi besar – bersaran di AS, Kanada dan Insiden Haymarket sebagai momentum untuk perjuangan para buruh. Awal mula aksi tanggal 1 Mei 1866 itupun diperingati sebagai hari buruh internasional atau yang dikenal dengan May Day di seluruh dunia.

Related posts